Ikonik Garut, Dodombaan Atraksi Penyambutan Tamu Agung

  • 07 Des 2023 21:07 WIB
  •  Bandung

KBRN, Garut : Mengadopsi dari adu ketangkasan domba Garut yang digabung perpaduan seni Jampana maka lahirkan seni tradisional dodombaan yang kini menjadi bagian dari icon Kabupaten Garut.

Seni tradisional dodombaan yang memiliki ritual khusus sebelum pentas ini, awal mulanya berasal dari Kampung Ciharashas, Desa Panembong, Kecamatan Bayongbong Garut, dan berkembang hingga meluas di 6 wilayah kecamatan lainnya.

Gerakan pada seni dodombaan ini disesuaikan dengan iringan tembang domba Garut, sehingga jampananya berbentuk domba garut, dan seakan-akan sedang berlaga diarena.

Asep Sutisna pimpinan kesenian tradisional dodombaan asal Kecamatan Cilawu Garut mengatakan, total personil sekali pentas atraksi dodombaan ini sebanyak 25 orang termasuk nayaganya, dengan bayaran 8 juta sekali pentas.

"Untuk sekali atraksi cukup melibatkan banyak orang termasuk musik pengiringnya, biasanya sekali pentas dibayar sekitar 8 jutaan, alhamdulilah bisa menghidupi keluarga jika sedang ada orderan," kata Asep, Kamis (/12/2023).

Seni tradisional dodombaan khas Kabupaten Garut ini kini menjadi kebanggan masyarakat Garut dan diakui sebagai bagian dari iconik dari sekian banyak kesenian tradisional khas garut yang memiliki nilai jual tinggi.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Budaya Pemkab Garut Wawan Somarwan mengatakan, seni ketangkasan dodombaan ini jasanya banyak digunakan untuk penyambutan para inohong atau tamu agung selevel pejabat pimpinan daerah.

"Kesenian tradisi dodombaan yang mirip dengan kesenian tradisional sisingaan asal Kabupaten Subang ini, bisa berkembang di 42 Kecamatan di Kabupaten Garut," harap Wawan.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....