Kemarau Belum usai, Tagana Subang Ingatkan Warga, Bahaya Karhutla Mengintai
- 07 Okt 2026 14:47 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Di tengah kemarau yang belum juga usai, Ketua Tagana Dinsos Kabupaten Subang Jajang Abdul Muhaimin, terus keliling kampung mengetuk pintu hati warga, Rabu 8 Oktober 2026. Bukan untuk membagikan bantuan, melainkan menitipkan pesan, agar warga menjaga lahannya dari api.
"Saya tidak ingin melihat warga menangis karena kebunnya ludes terbakar, makanya kami terus mengingatkan," ujar Jajang lirih kepada RRI.
Di wilayah tengah dan utara Subang, tanah sudah retak dan dedaunan mengering, hujan tak kunjung datang. Di sana hamparan kebun PTPN, lahan Perhutani, dan kebun milik warga, yang menjadi tumpuan hidup, kini seperti sumbu yang siap tersulut.
"Lahan di tengah dan utara itu sudah seperti kertas kering, sedikit saja api langsung menyambar," katanya.
Jajang bercerita, api tak selalu datang dari kelalaian besar. Kadang hanya dari puntung rokok yang dibuang sembarangan, atau gesekan bambu kering yang berderak tertiup angin kencang di siang bolong.
"Percikan kecil itu kalau dibiarkan, yang habis bukan cuma lahan, tapi mata pencaharian warga," ungkapnya.
Karena itu ia berpesan, jika melihat kepulan asap sekecil apapun, jangan diam. Padamkan sebisanya, buat sekat, lalu segera teriak minta tolong ke RT, RW, Kades, Babinsa, atau langsung ke Tagana dan BPBD.
"Tolong, begitu lihat api langsung lapor, jangan ditonton, karena api itu tidak menunggu," pungkas Jajang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....