Blusukan ke Pagaden, Bang Ara dan Kang Rey Tinjau Rutilahu Bantuan Presiden Prabowo

  • 06 Okt 2026 20:03 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mendampingi Menteri PKP Maruarar Sirait blusukan ke pelosok Subang, Senin 5 Oktober 2026. Kunjungan dimulai dari Desa Gambarsari, Kecamatan Pagaden, untuk meninjau rumah penerima Bedah Rumah Prabowo.

"Hari ini saya dampingi Pak Menteri, blusukan langsung ke rumah warga, ini bentuk kehadiran negara," ujar Kang Rey.

Di lokasi pertama, Menteri Ara dan Kang Rey, melihat langsung kondisi rumah Pak Madi dan Ibu Rodiyatun yang memprihatinkan. Rumah berdinding bambu lapuk, atap bocor, dan kamar mandi tidak layak.

"Kondisinya sangat memprihatinkan, dinding bambu lapuk, atapnya bocor, ini yang akan kita bedah," ungkap Menteri Ara.

Di rumah itu, Madi tinggal bersama tiga anak dan satu keponakan dalam keterbatasan. Satu rumah lagi milik Muniah, di desa yang sama, juga akan diperbaiki dengan jarak hanya 300 meter.

"Saya tinggal bersama tiga anak, dan satu keponakan, terima kasih sudah diperhatikan," kata Pak Madi dengan haru.

Warga Gambarsari menyambut haru, kedatangan Menteri dan Bupati ke kampung mereka. Perwakilan warga menyampaikan rasa terima kasih dengan mata berkaca-kaca.

"Masyarakat Gambarsari menghaturkan terima kasih, kepada Pak Presiden dan Pak Menteri," ujar perwakilan warga.

Usai dari Pagaden, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Kosambi Kecamatan Cipunagara. Di sana mereka, meresmikan Rumah Susun Yayasan Nur Ilmi Prawira, bantuan Kementerian PKP.

"Subang ini sangat padat, dan banyak pendatang, jadi jangan sampai ada industri, tapi perumahannya tidak ada," tegas Menteri Ara.

Rusun dibangun dua lantai dengan 4 unit barak, berkapasitas 82 orang santri. Luas lahan 1.508 meter persegi, dan luas bangunan 576,8 meter persegi, lengkap dengan fasilitas pendukung.

"Rusun ini lengkap dengan ruang pengelola, kamar mandi komunal, ruang wudhu, dan area cuci jemur," jelas pengelola yayasan.

Peresmian ditandai dengan gunting pita, dan penandatanganan prasasti oleh Menteri PKP dan Bupati Subang. Keduanya kemudian meninjau langsung kamar santri, dan berinteraksi dengan para santri.

"Ini untuk santri, untuk masa depan generasi Subang, kita rawat bersama," pungkas Kang Rey.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....