Pangdam Siliwangi Paparkan Strategi Pertahanan kepada Peserta Sespimti Polri

  • 06 Okt 2026 16:51 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, memaparkan strategi pertahanan dan keamanan wilayah serta sejumlah program unggulan teritorial kepada peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-36 Tahun Anggaran 2026 di Ruang Siliwangi Makodam III/Siliwangi, Selasa 6 Oktober 2026.

Kegiatan dihadiri Ketua Rombongan Irjen Pol. Dr. M. Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si, merupakan bagian dari kegiatan Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) peserta didik Sespimti Polri.

Dalam paparannya, Mayjen TNI Kosasih menjelaskan bahwa Kodam III/Siliwangi merupakan Komando Utama Pembinaan dan Operasional TNI AD yang memiliki wilayah kerja meliputi Provinsi Jawa Barat dan Banten.

“Kodam III/Siliwangi memiliki dua tugas pokok, yaitu sebagai Komando Utama Operasi dan Komando Utama Pembinaan,” ujar Mayjen TNI Kosasih.

Sebagai Komando Utama Operasi, Kodam III/Siliwangi bertugas menyelenggarakan operasi pertahanan dan keamanan matra darat sesuai kebijakan Panglima TNI. Sementara sebagai Komando Utama Pembinaan, Kodam bertugas membina kemampuan, kekuatan, gelar kekuatan, dan teritorial untuk menyiapkan wilayah pertahanan darat.

Pangdam turut menjelaskan kesiapan Kodam III/Siliwangi dalam menghadapi berbagai kemungkinan ancaman. Upaya tersebut dilakukan melalui integrasi kemampuan satuan TNI yang berada di Jawa Barat dan Banten serta penyusunan sejumlah alternatif cara bertindak yang disesuaikan dengan perkembangan situasi dan karakteristik wilayah.

“Kelima alternatif tersebut memberikan pilihan penggunaan kekuatan dan pengaturan operasi yang berbeda sehingga dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi, arah ancaman, serta kondisi medan dan wilayah operasi,” jelasnya.

Selain bidang pertahanan, Pangdam memaparkan sejumlah program unggulan teritorial sebagai bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat. Program tersebut diarahkan untuk memberdayakan potensi daerah, meningkatkan kesejahteraan, mendukung ketahanan pangan, dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Dalam pelaksanaan fungsi pembinaan teritorial, Kodam III/Siliwangi menyelenggarakan berbagai kegiatan unggulan sebagai wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat,” kata Mayjen TNI Kosasih.

Program yang dipaparkan antara lain Cikabayam, Edukasi Wisata “Kodamku Rumahku”, pelayanan kesehatan, pembersihan lingkungan dan rumah ibadah, pengembangan Desa Wisata Green Canyon Karawang, pemanfaatan lahan TNI untuk pertanian, pembangunan jembatan dan sumur bor, pendampingan serap gabah, serta pipanisasi.

Melalui program Cikabayam, sebanyak 9.116 ekor ternak telah dibudidayakan sebagai modal produktif masyarakat. Kodam III/Siliwangi juga telah memanfaatkan lahan seluas 232,28 hektare untuk pertanian, membangun jembatan di 200 titik, menyediakan sumur bor di 116 titik, dan melaksanakan pipanisasi di 53 titik di Jawa Barat.

Mayjen TNI Kosasih mengatakan, berbagai program tersebut telah memberikan manfaat dalam mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah, penyediaan air bersih, pelayanan kesehatan, sanitasi, serta peningkatan konektivitas masyarakat.

“Pelaksanaan berbagai kegiatan unggulan bidang teritorial memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” tuturnya.

Pangdam berharap paparan tersebut dapat memberikan tambahan wawasan kepada peserta didik Sespimti Polri serta bermanfaat dalam pelaksanaan pendidikan dan tugas pada masa mendatang.

“Semoga penjelasan tentang strategi pertahanan dan keamanan di wilayah Kodam III/Siliwangi ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan bagi para peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-36 Tahun Anggaran 2026,” pungkas Mayjen TNI Kosasih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....