Karang Taruna Asoka Tampil Maksimal di Penilaian Nasional

  • 02 Okt 2026 14:57 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Karang Taruna semakin aktif menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah dan penanganan permasalahan kesejahteraan sosial. Penguatan peran tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Bandung Ali Syakieb, hal itu ia sampaikan saat Pemkab Bandung menerima Tim Juri Nasional dalam rangka peninjauan lapangan (rechecking) 5 Besar Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026 di Rumah Dinas Wakil Bupati Bandung.

Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengatakan, keberhasilan Karang Taruna Asoka Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, masuk lima besar tingkat nasional. Itu merupakan hasil dari kerja keras, kreativitas, kepedulian sosial dan konsistensi kader dalam menjalankan organisasi di tengah masyarakat.

“Capaian ini tentunya bukanlah hasil yang diraih secara instan. Itu melainkan buah dari kerja keras, kebersamaan, kreativitas, kepedulian sosial, serta konsistensi para kader dalam menjalankan peran organisasi di tengah masyarakat,” ujar Ali Syakieb kepada RRI, Kamis 1 Oktober 2026.

Menurut Ali, Karang Taruna memiliki posisi strategis dalam pembangunan karena dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar berorganisasi sekaligus mengembangkan potensi dan memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat. Karena itu, pemerintah kecamatan dan desa didorong untuk memberikan ruang serta fasilitasi kepada Karang Taruna.

Ali menyebut Kabupaten Bandung memiliki sekitar 3,8 juta penduduk dengan sekitar 80 persen berada pada usia produktif. Kondisi tersebut menjadi potensi besar yang perlu didukung melalui peningkatan kapasitas dan keterlibatan pemuda dalam pembangunan.

“Karang Taruna ini adalah mitra strategis pemerintah kabupaten untuk membangun Kabupaten Bandung. Saya berharap para camat dan kepala desa bisa memfasilitasi anak-anak muda ini untuk berinovasi dan memberikan kontribusi bagi pembangunan,” katanya.

Ali menegaskan, proses rechecking tidak semata-mata menjadi ajang penilaian, tetapi juga kesempatan bagi Karang Taruna Asoka. Itu untuk menunjukkan inovasi, hasil kerja dan dampak program yang telah dijalankan.

“Saya berharap kegiatan ini tidak semata-mata dimaknai sebagai proses penilaian, bukan cuma sekadar seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk memperoleh masukan dan pembelajaran. Itu guna meningkatkan kualitas organisasi serta keberlanjutan program yang baik untuk masyarakat,” ungkapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....