Pangdam Tekankan Peran Keluarga dan Tanggung Jawab Kepemimpinan
- 01 Okt 2026 16:59 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kenaikan pangkat bagi perwira menengah Kodam III/Siliwangi tidak hanya menjadi penanda pencapaian karier, tetapi juga membawa tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan kepemimpinan dan tugas organisasi.
Hal tersebut disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, saat memimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Menengah Kodam III/Siliwangi periode 1 Oktober 2026 di Graha Tirta Siliwangi, Kota Bandung, Kamis 1 Oktober 2026.
Dalam kesempatan itu, Pangdam menyampaikan selamat kepada para perwira yang menerima kenaikan pangkat. Ia menilai pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan keluarga yang selama ini mendampingi dan memberikan dorongan dalam pelaksanaan tugas.
Menurutnya, keberhasilan seorang prajurit bukan semata-mata hasil kerja individu. Dukungan orang-orang terdekat, khususnya keluarga, turut menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian seorang prajurit.
“Keberhasilan yang diraih para perwira tidak terlepas dari dukungan keluarga. Jangan pernah berpikir bahwa apa yang dicapai semata-mata merupakan kerja pribadi karena terdapat peran orang-orang di sekitar yang memberikan kontribusi besar bagi keberhasilan tersebut,” ujar Pangdam.
Di sisi lain, Pangdam mengingatkan bahwa kenaikan pangkat merupakan konsekuensi dari penilaian terhadap kinerja, profesionalisme, integritas, dan kemampuan prajurit dalam menjalankan tugas.
Karena itu, bertambahnya pangkat harus diikuti dengan peningkatan kualitas diri. Para perwira dituntut mampu mengambil keputusan secara tepat, memberikan solusi terhadap persoalan yang kompleks, serta membimbing dan memotivasi personel di bawah kepemimpinannya.
“Kenaikan pangkat juga berarti peningkatan tanggung jawab untuk memimpin dengan lebih baik. Perwira harus menjadi panutan serta semakin tanggap dan adaptif dalam menghadapi perkembangan zaman dan dinamika pertahanan,” katanya.
Kosasih juga menekankan pentingnya kemampuan berpikir strategis. Menurutnya, seorang perwira tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan taktis, tetapi harus mampu melihat persoalan secara lebih luas dan menentukan langkah yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Ia menambahkan, selain penguatan kapasitas kepemimpinan, para perwira juga diminta mempertahankan nilai-nilai yang menjadi pedoman dalam menjalankan pengabdian. “Jadilah pemimpin yang tidak hanya berperan sebagai komandan, tetapi juga menjadi teladan bagi anak buah,” pesannya.
Pangdam turut mengingatkan bahwa menjaga stabilitas wilayah membutuhkan kerja sama lintas institusi. Untuk itu, sinergi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai unsur terkait perlu terus diperkuat.
“Kita tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah. Kerja sama yang solid antarlembaga akan memastikan setiap tantangan dapat dihadapi dengan lebih baik dan efisien,” urainya.
Acara tersebut turut dihadiri Kasdam III/Siliwangi, Irdam III/Siliwangi, Kapoksahli Pangdam III/Siliwangi, para Danrem, Danrindam, Asrendam, para asisten Kasdam, staf ahli Pangdam, perwira penghubung TNI AL dan TNI AU, kepala badan pelaksana, serta para komandan satuan jajaran Kodam III/Siliwangi, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Siliwangi beserta pengurus, para perwira penerima kenaikan pangkat, serta keluarga masing-masing juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....