Puncak World Coconut Day ke-3, Puluhan Sekolah Tampil di Lomba Paduan Suara
- 30 Sep 2026 20:03 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Lomba paduan suara tingkat SMP dan SMA menjadi puncak perhelatan World Coconut Day (WCD) ke-3 yang berlangsung di Auditorium RRI Bandung, Rabu 30 September 2026. Puluhan sekolah dari Bandung dan sejumlah daerah di Jawa Barat tampil dalam kegiatan yang digelar berkolaborasi dengan RRI Fest 2026 tersebut.
Ketua Penyelenggara World Coconut Day ke-3, Selfana Gunawan, mengatakan kompetisi tahun ini diikuti 29 sekolah dari jenjang SMP dan SMA. Peserta tidak hanya berasal dari Kota Bandung, tetapi juga datang dari Depok dan Bekasi.
“Untuk SMP ada 11 sekolah, sedangkan SMA ada 18 sekolah,” ujar Selfana.
Menurut Selfana, paduan suara dipilih sebagai salah satu kegiatan utama karena memiliki pesan yang sejalan dengan filosofi World Coconut Day. Perbedaan karakter suara dalam satu kelompok menjadi gambaran bahwa keberagaman dapat disatukan melalui kerja sama hingga menghasilkan harmoni.
“Bagaimana suara satu, dua, dan tiga bisa menjadi harmonisasi yang indah kalau bersatu,” ucapnya.

Filosofi kelapa dalam WCD juga menekankan bahwa setiap bagian dari pohon kelapa memiliki manfaat, mulai dari akar hingga daun. Nilai tersebut kemudian diharapkan dapat diterapkan generasi muda dengan menjadi pribadi yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Melalui lomba paduan suara, para pelajar tidak hanya dituntut memiliki kemampuan bernyanyi, tetapi juga belajar disiplin, bekerja sama dan menghargai perbedaan. Mereka juga mendapat pengalaman untuk tampil di depan publik sekaligus membangun rasa percaya diri.
Rangkaian WCD ke-3 sebelumnya telah diisi berbagai kegiatan, mulai dari fun run, fun walk, lomba tumpeng hingga edukasi mengenai pemanfaatan produk berbahan kelapa. Seluruh agenda tersebut dipersiapkan panitia selama sekitar satu setengah hingga dua bulan sebelum acara puncak.
Selfana menyebut pelaksanaan lomba paduan suara tahun ini juga menunjukkan perkembangan dari sisi kualitas penampilan peserta. Persiapan yang semakin serius membuat panitia harus meningkatkan kemampuan penyelenggaraan agar dapat mengimbangi kebutuhan kompetisi yang semakin profesional.
Para pemenang lomba mendapatkan uang pembinaan serta piala bergilir untuk masing-masing kategori. Piala bergilir kategori SMP berasal dari Dinas Pendidikan Kota Bandung, sementara kategori SMA memperebutkan piala bergilir dari Dandim 0618 Kota Bandung.
Proses penjurian melibatkan sejumlah pakar musik yang memiliki pengalaman dalam berbagai kompetisi paduan suara. Tokoh musik Teti Kadi juga menjadi dewan juri di rangkaian perlombaan kategori SMA.
Selfana berharap kolaborasi antara World Coconut Day dan RRI Fest dapat kembali dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, kerja sama tersebut dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan prestasi sekaligus memperluas pengalaman.
“Kami ingin tetap bekerja sama dengan RRI di RRI Festival dan juga pemerintah untuk membuat WCD ini dari Bandung untuk Indonesia,” jelas Selfana.
Sementara itu Wakil Wali Kota Bandung, DR. H. Erwin, S.E., M.Pd yang hadir di acara mengapresiasi pelaksanaan World Coconut Day ke-3 yang melibatkan pelajar dari berbagai daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat sekaligus membangun kekompakan.
“Ini bentuk kolaborasi anak-anak, selain memberikan kesenangan dan kegembiraan, juga memberikan kebermanfaatan,” kata Erwin.

Erwin menilai proses menyatukan suara dalam sebuah kelompok memberikan pengalaman penting bagi pembentukan karakter siswa. Para peserta belajar untuk berani tampil, bekerja sama, menghargai perbedaan serta membangun kebersamaan dalam satu kelompok.
“Yang penting anak-anak ini berani dulu, berani tampil, berani kompak, dan berani menyatukan,” ujarnya.
Jumlah peserta yang terlibat dalam seluruh rangkaian World Coconut Day ke-3 disebut mencapai sekitar 1.000 siswa. Kehadiran peserta dari luar Kota Bandung juga turut menggerakkan aktivitas ekonomi, termasuk sektor perhotelan dan kuliner.

Pada lomba paduan suara tingkat SMP, juara pertama diraih SMP Santa Maria Bandung, disusul SMPN 7 Bandung sebagai juara kedua dan SMPN 23 Bandung sebagai juara ketiga. Sementara kategori SMA menempatkan SMA 8 Depok sebagai juara pertama, SMAK 3 BPK Penabur Bandung sebagai juara kedua dan SMAN 1 Baleendah sebagai juara ketiga.
Puncak World Coconut Day ke-3 di Auditorium RRI Bandung sekaligus menutup seluruh rangkaian kegiatan tahun ini. Melalui seni paduan suara, WCD membawa pesan bahwa perbedaan karakter dan suara dapat menjadi kekuatan ketika dipadukan melalui kerja sama dan kebersamaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....