Perkuat Pendidikan Politik Pemilih Pemula, Cegah Hoaks dan Provokasi
- 30 Sep 2026 16:39 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Sumedang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang terus mendorong terciptanya kehidupan politik yang sehat, cerdas, dan terbebas dari narasi negatif. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui penguatan pendidikan politik bagi pemilih pemula di kalangan pelajar.
Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila menuturkan, pendidikan politik menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda agar mampu menggunakan hak politiknya secara bijak dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pendidikan Politik Non-Pemilihan di SMAN 1 Cimanggung. Menurut Fajar, pemilih pemula perlu memiliki pemahaman yang memadai mengenai politik agar tidak hanya mengikuti arus atau sekadar terbawa tren di lingkungan maupun media sosial.
“Kami ingin mewujudkan politik yang bersih dan tanpa intrik negatif. Melalui kegiatan ini, kami berharap adik-adik pemilih pemula tidak gampang terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan tidak sekadar ikut-ikutan alias fomo,” ujar Fajar, dalam keterangannya, Rabu 30 September 2026.
Untuk memperkaya materi pendidikan politik, Pemkab Sumedang turut menghadirkan akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran (Unpad).
Keterlibatan akademisi tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas kepada para siswa, sekaligus meningkatkan literasi politik mereka sehingga mampu memahami berbagai informasi politik secara kritis dan objektif.
Selain melalui edukasi secara langsung, Pemkab Sumedang juga melakukan langkah pencegahan terhadap penyebaran informasi negatif di ruang digital.
Fajar menyebutkan, Pemkab Sumedang tengah membangun sinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam upaya menangkal penyebaran hoaks maupun konten negatif di berbagai platform digital yang berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem informasi yang lebih sehat, terutama bagi generasi muda yang memiliki intensitas tinggi dalam menggunakan media sosial.
Melalui pendidikan politik dan penguatan literasi digital, Pemkab Sumedang berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang kritis dalam menerima informasi, bijak menggunakan media sosial, serta mampu berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi secara bertanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....