Wawalkot Dorong Relokasi PKL Terdampak Penataan ke Sentra Kuliner Kecamatan

  • 30 Sep 2026 14:02 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Wakil Wali Kota Bandung Erwin menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kota Bandung, di antaranya keluhan masyarakat terkait pedagang kaki lima (PKL), tingginya angka pengangguran, serta sengketa tanah di Kecamatan Babakan Ciparay.

‎

‎Erwin mengatakan, penyelesaian berbagai persoalan tersebut masih membutuhkan proses dan koordinasi lintas pihak. Untuk sengketa tanah di Babakan Ciparay, Pemkot Bandung masih menunggu pertemuan lanjutan dengan pihak-pihak terkait.

‎

‎"Masih banyak hal yang harus diselesaikan. Salah satunya sengketa tanah di Babakan Ciparay belum tuntas, masih menunggu pertemuan lanjutan. Selain itu, banyak keluhan terkait pedagang kaki lima dan tingginya angka pengangguran," ujar Erwin saat ditemui di RRI Bandung, rabu 30 September 2026.

‎

‎Terkait persoalan PKL, Erwin mengatakan Pemkot Bandung tengah mencari solusi agar penataan ruang tidak berdampak pada keberlangsungan usaha para pedagang.

‎

‎Salah satu langkah yang disiapkan yakni mengalihkan pedagang yang terdampak pengaturan ruang ke sentra kuliner yang berada di setiap kecamatan.

‎

‎Erwin telah meminta Dinas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyiapkan konsep tersebut, sehingga para pedagang tetap memiliki ruang untuk berusaha sekaligus mendukung penataan kawasan.

‎

‎"Karena itu, saya telah meminta Dinas UMKM agar para pedagang yang terdampak pengaturan ruang dapat dialihkan ke sentra kuliner di setiap kecamatan," katanya.

‎

‎Menurut Erwin, konsep sentra kuliner tersebut dapat dikembangkan di seluruh wilayah Kota Bandung. Saat ini, terdapat 23 kecamatan yang dapat menjadi lokasi pengembangan sentra kuliner, bahkan jumlahnya masih memungkinkan untuk diperluas.

‎

‎"Di Kota Bandung ada 23 kecamatan, bisa diperluas hingga 30," ucapnya.

‎

‎Namun, Erwin mengakui pelaksanaan program tersebut masih dalam tahap awal. Saat ini baru terdapat sentra kuliner yang berjalan di tiga kecamatan.

‎

‎"Sudah, baru di tiga kecamatan. Kami masih menyusun lokasi yang tepat untuk perluasan," tandasnya.

‎

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....