Kemarau, Petani di Kota Tasikmalaya Mundurkan Masa Tanam

  • 30 Sep 2026 10:43 WIB
  •  Bandung

RRI.CO ID, Tasikmalaya - Dampak Kemarau yang terjadi, petani di Kota Tasikmalaya memundurkan masa tanam. Hal ini dilakukan, karena lahan yang ada tidak bisa diolah agar siap ditanami padi.

Ketua Gerakan Petani Mandiri Indonesia (GPMI) Jawa Barat, Yuyun Suyud mengatakan, akibat kemarau yang terjadi, diprediksi petani akan mulai melakukan masa tanam pada bulan November atau Desember mendatang."Fenomena El Nino tidak hanya berdampak pada krisis air bersih bagi warga. Tapi bagi kami petani juga berdampak,” katanya Rabu 30 September 2026.

Yuyun mengatakan, dengan kemarau yang terjadi, produktivitas pertanian juga menurun.”iya lah ikut turun, kita panen jadi berkurang karena masa tanam juga berkurang,” ujarnya

Meski demikian, untuk mengantisipasi dampak fatal, Ia bersama petani lainnya juga sebagian beralih menanam palawija.”palawija relatif tahan dengan kondisi cuaca seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya, Rino Isa Muharam mengatakan, kekeringan yang terjadi tahun ini menyebabkan 51 daerah irigasi volumenya menurun. Irigasi ini mengairi lahan seluas 4.239 hektar.

“Iya, menyusut ya. Sebaiknya memang menanam palawija yang tidak butuh banyak air,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....