Tim SAR Lakukan Pencarian Warga Tasikmalaya yang Belum Kembali usai Gali Sumur
- 30 Sep 2026 09:08 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung melalui Pos SAR Tasikmalaya memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap seorang warga yang dilaporkan belum kembali setelah bekerja menggali sumur di Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa 29 September 2026. Korban diketahui bernama Amin (63).
Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, korban terakhir diketahui sedang melakukan pekerjaan menggali sumur sekitar pukul 14.00 WIB. Hingga laporan diterima pada pukul 19.00 WIB, korban belum diketahui keberadaannya.
Adanya dugaan korban masuk ke dalam sumur muncul setelah ditemukan sejumlah benda dan bagian beton di sekitar bagian atas sumur yang berada di dalam sumur tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan, pihaknya segera merespons laporan tersebut dengan mengerahkan personel dari Pos SAR Tasikmalaya.“Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan Pos SAR Tasikmalaya dan perangkat Desa Jahiang. Selanjutnya, satu tim rescue kami berangkat menuju lokasi untuk melaksanakan operasi SAR dan melakukan pencarian terhadap korban,” ujar Ade dalam keterangannya.
Tim rescue Pos SAR Tasikmalaya berangkat pada pukul 19.10 WIB menggunakan satu unit Rescue Car. Jarak lokasi kejadian sekitar 12 kilometer dari Pos SAR Tasikmalaya dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 menit.
Sebanyak 5 personel Basarnas Pos SAR Tasikmalaya dikerahkan dalam operasi awal ini. Tim selanjutnya akan melakukan asesmen kondisi di lokasi dan menentukan langkah pencarian serta pertolongan sesuai situasi dan faktor keselamatan di lapangan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam melakukan aktivitas di sekitar sumur. Khususnya, sumur dengan kedalaman yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....