Danramil Sagalaherang Ajak Para Kades Antisipasi Karhutla Diwilayahnya

  • 25 Sep 2026 05:33 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Selain Pilkades, Danramil 0504/Sagalaherang Kapten (Inf) Tono Suhartono juga membahas pencegahan, dan antisipasi penanggulangan karhutla. Potensi karhutla di dua kecamatan binaan dinilai cukup tinggi, dan perlu perhatian bersama.

"Dalam pertemuan tersebut, kami juga membahas pencegahan dan antisipasi penanggulangan karhutla di wilayah binaan," kata Kapten Tono Suhartono kepada RRI di Subang, Kamis 24 September 2026.

Luas lahan PTPN dan Perum Perhutani di wilayah binaan Koramil 0504/Sagalaherang, terhampar cukup luas. Kondisi ini membuat wilayah Sagalaherang, dan Serangpanjang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

"Luas lahan PTPN dan Perhutani di wilayah kami terhampar cukup luas, sehingga harus menjadi perhatian semua pihak," sebutnya.

Danramil menekankan pentingnya peran pemerintah desa dan Forkopimcam, dalam penanganan karhutla. Sinergi semua pihak termasuk warga, menjadi kunci pencegahan.

"Peran pemerintah desa dan Forkopimcam sangat penting, dalam pencegahan dan penanganan karhutla di lapangan," kata Danramil.

Ia juga meminta para Kades, untuk memberikan imbauan dan edukasi kepada warga, atas bahaya karhutla. Edukasi harus dilakukan secara terus menerus, hingga ke tingkat dusun.

"Saya minta para Kades berikan imbauan dan edukasi kepada warga, atas bahaya karhutla secara berkelanjutan," lanjutnya.

Menurut Kapten Tono, karhutla tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat akibat asap. Karhutla juga dapat mengancam populasi ekosistem hutan dan keselamatan jiwa warga.

"Karhutla selain mengancam kesehatan, juga mengancam populasi ekosistem hutan dan dapat mengancam keselamatan jiwa warga," tandas Kapten Tono Suhartono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....