Hari Lalu Lintas, Polantas Jabar Perkuat Layanan Presisi
- 22 Sep 2026 16:16 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat bakal terus mendorong peningkatan kinerja sesuai dengan Program Jawara - Jaga Rawat Jawa Barat. Selain itu juga Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk mentransformasikan pelayanan kepolisian lalu lintas yang semakin presisi, adaptif, dan responsif.
Hal tersebut dikatakan Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Kombes Raydian Kokrosono disela syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, di Mapolda Jawa Barat Selasa 22 September 2026. Dikatakannya peringatan hari jadi ke-71 ini menjadi momentum krusial bagi Korps Lalu Lintas untuk terus membuktikan dedikasi nyata dalam mengabdi kepada masyarakat dan negara.
Menurutnya, konsep Presisi bukan sekadar slogan, melainkan ketepatan sasaran dan ketepatan cara bertindak setiap personel kepolisian di lapangan. Raydian juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama dalam menghadirkan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami komit sesuai dengan tema yang disampaikan dari Korlantas bahwa kita ke depan harus menjadi Polantas yang presisi, mengabdi untuk negeri. Artinya segala hal yang kita berikan kepada masyarakat harus benar-benar presisi, harus benar-benar tepat, tepat sasaran dan tepat cara bertindak kita di lapangan,"ucapnya.
Sementara dalam meningkatkan kinerja Korps Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Raydian mengungkapkan telah meluncurkan aplikasi internal unggulan. Dua aplikasi itu merupakan langkah Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat, untuk mempercepat modernisasi pengawasan operasional dan keselamatan berkendara, yakni aplikasi Jawara Lalu Lintas dan sistem E-Ramcek berbasis komputasi data besar (big data).
"Kita ini aplikasi internal ini mendukung kinerja kita ke depan, sehingga tindakan kita di tengah-tengah lapangan benar-benar respons, responsif, lebih cepat,"jelas dia.
Ditambahkannya, aplikasi Jawara Lalu Lintas merupakan aplikasi sistem digital untuk mengelola operasional di Regional Traffic Management Centre (RTMC) pada tiap Polres/Polrestabes/Polresta yang ada di wilayah hukum Polda Jawa Barat.
"Jadi aplikasi ini ada di tab kita masing-masing para Kasat Lantas dan kita kolaborasi dengan beberapa stakeholder terkait dalam mendukung mewujudkan keamanan, kelancaran, dan ketertiban lalu lintas. Itu Jawara Lalu Lintas,",ucap dia.
Sedangkan aplikasi lainnya yakni E-Ramcek merupakan sistem digital Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar untuk mengecek kelaikan jalan kendaraan secara elektronik. Meski masih dilakukan secara manual dan belum ada big data, menurut Raydian pihaknya kini sudah mendapat dukungan dari instansi terkait untuk digitalisasi ramcek.
"Nanti ke depan kita punya data, ketika kita melangkah melaksanakan ramcek, kita punya data sebelumnya. Kendaraan ini sudah pernah dilaksanakan ramcek atau belum. Ada tiga catatan, yang pertama catatan merah itu tidak layak jalan, catatan kuning boleh berjalan namun ada catatan, catatan hijau yang kita harapkan kendaraan itu berjalan dan seluruh komponen utama dan komponen tambahannya lengkap,"ujarnya.
Raydian berharap, integrasi pengawasan berbasis data dan pembinaan personel yang berkesinambungan ini mampu menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas secara signifikan di seluruh koridor jalan tol maupun arteri Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....