Dua Bulan Terakhir, Delapan Kejadian Karhutla di Wilayah Koramil 0503/Kalijati

  • 22 Sep 2026 15:16 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang – Selama Agustus hingga September 2026, peristiwa kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di wilayah teritorial Koramil 0503/Kalijati, Kodim 0605/Subang, tercatat sudah 8 kali kejadian. Hal itu disampaikan Komandan Koramil 0503/Kalijati Kapten (Inf) Ganjar Andriano Belo kepada RRI di Subang, Selasa 22 September 2026.

Penyebab kebakaran hutan dan lahan tersebut, khususnya untuk lahan, ditengarai oleh beberapa faktor, yakni adanya kelalaian dari oknum masyarakat yang melakukan pembakaran lahan dan hutan. Hal itu dilakukan karena melihat situasi dan kondisi yang tepat, untuk persiapan pengolahan lahan, salah satunya membakar ilalang sambil menunggu musim penghujan datang, untuk selanjutnya dicangkul.

"Penyebab Karhutla khususnya lahan itu, karena kelalaian oknum masyarakat yang melakukan pembakaran. Mereka melihat situasi tepat, untuk persiapan olah lahan, membakar ilalang sambil menunggu hujan datang baru dicangkul," ujar Kapten Ganjar Andriano Belo.

Selain itu faktor kelalaian lainnya yaitu, membuang puntung rokok sembarangan, baik saat berjalan kaki, sedang mengendarai kendaraan, maupun saat berada di ladang dan di dalam hutan. Tanpa disadari puntung rokok tersebut, memicu kebakaran karena jatuh tepat di rumput atau ilalang kering yang mudah terbakar.

"Faktor lainnya yaitu, membuang puntung rokok sembarangan, saat jalan kaki atau naik kendaraan, bahkan saat di ladang maupun di hutan. Puntung jatuh di rumput kering langsung memicu kebakaran," katanya.

Padahal kebakaran itu bisa dicegah, salah satunya saat melakukan pembakaran lahan harus diawasi dan saat membuang puntung rokok pastikan sudah benar-benar mati. Masyarakat juga bisa berkoordinasi dengan aparatur RT RW setempat, aparatur Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, saat hendak melakukan pembakaran lahan.

"Padahal bisa dicegah. Saat bakar lahan harus diawasi, buang puntung rokok pastikan sudah mati total. Atau koordinasi dulu dengan RT RW, Aparatur Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....