Debit Air Waduk Cirata Surut Warga Cikalong Bercocok Tanam

  • 21 Sep 2026 19:22 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur- Musim kemarau yang panjang membuat debit air waduk Cirata di maleber Cikalongkulon menjadi surut, hingga petani ikan beralih bercocok tanam.

Surutnya air waduk Cirata dikawasan maleber desa gudang kec Cikalongkulon Cianjur dikarenakan musim kemarau yang berkepanjangan.

Dengan adanya kondisi tersebut membuat ratusan hektare kawasan yang biasanya tergenang air, namun saat ini mengering hingga Warga sekitar pun memanfaatkan lahan akibat surutnya air waduk Cirata bertanam Cabai, Mentimun, Jagung, Kacang panjang, dan Padi.

Seorang warga kp. Babakan karet Desa Mande Tini mengatakan, surutnya waduk Cirata dari bulan tujuh, warga akhirnya bercocok tanam cabai, ketimun guna memanfaatkan lahan, Senin 21 September 2026.

"Disini kebanyakan nanam cabai, tapi ada juga ketimun, labu. Selain itu tanaman yang

tanamnya ditargetkan dapat dipanen sekitar tiga bulan mendatang selama air waduk Cirata belum kembali naik,"ujarnya

Sementara itu warga lainnya, Aling mengaku sudah beberapa kali memanen timun selama musim kemarau berlangsung.

‎‎Dalam satu kali panen, hasil timun yang diperolehnya mencapai sekitar lima kuintal dan langsung dijual kepada bandar dengan harga sekitar Rp3.000 per kilogram.

‎"Kalau timun sudah tiga kali panen selama kemarau ini, langsung dijual ke bandar. Setiap panen hasilnya lima kuintal," kata Aling.

‎Selain menanam timun Aling juga memanfaatkan lahan yang mengering untuk menanam berbagai komoditas lainnya, seperti cabai, kacang panjang dan kacang tanah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....