Rangkaian HJKB ke-216 Dimulai, Puncak Perayaan Digelar 24 Oktober

  • 21 Sep 2026 17:42 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216 telah mulai dilaksanakan sebelum puncak peringatan pada 25 September 2026. Sejumlah kegiatan berskala besar maupun kegiatan di tingkat kewilayahan telah disiapkan Pemerintah Kota Bandung.

‎‎Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengatakan rangkaian kegiatan HJKB tahun ini di antaranya mencakup ziarah ke sejumlah makam tokoh dan leluhur, mulai dari Dalam Kaum, Astana Anyar, hingga Bedaya Kolot, serta ziarah ke Garut.

‎"Selain itu, pada tanggal 25 September nanti akan dilaksanakan upacara dan sidang paripurna, di antara kegiatan lainnya," ujar Adi, Senin 21 September 2026.

‎‎Menurut Adi, kegiatan HJKB ke-216 juga dilaksanakan di tingkat kewilayahan. Setiap kecamatan di Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan dengan mengusung tema HJKB ke-216.


‎‎Sementara itu, puncak rangkaian perayaan HJKB ke-216 direncanakan berlangsung pada 24 Oktober 2026 di Balai Kota Bandung.

‎‎"Kegiatan di tingkat kewilayahan, setiap kecamatan juga menyelenggarakan kegiatan bertema HJKB ke-216. Adapun kegiatan puncak HJKB direncanakan pada 24 Oktober, bertempat di Balai Kota," katanya.

‎Adi menambahkan, seluruh rencana rangkaian kegiatan tersebut telah dilaporkan kepada Wali Kota Bandung, Sekretaris Daerah, dan Asisten Daerah I.

‎‎Dalam perayaan tahun ini, Pemkot Bandung juga menghadirkan konsep berbeda. Karnaval mobil hias yang sebelumnya menjadi bagian dari perayaan HJKB tidak lagi digunakan dan diganti dengan konsep jampana.

‎‎"Pada kesempatan ini, kami memperkenalkan konsep baru. Tahun ini tidak ada karnaval mobil hias, melainkan diganti dengan konsep jampana," ucapnya.


‎‎Dari sisi Disbudpar, salah satu tugas utama dalam rangkaian HJKB adalah menyiapkan logo peringatan. Adi mengatakan, logo tersebut telah disetujui Wali Kota Bandung dan kemudian didistribusikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

‎‎"Logo ini disusun sesuai arahan Pak Wali, harus ada harmoni dan keselarasan antara tiga logo sekaligus, yakni logo Pemkot Bandung, logo City Branding, dan logo Hari Jadi Kota Bandung," katanya.

‎‎Ia menjelaskan, karena HJKB merupakan agenda tahunan, warna dasar logo menggunakan palet yang telah disesuaikan, yakni biru, hijau, dan kuning.

‎"Ketiganya sudah diselaraskan dan diperiksa langsung oleh Pak Wali Kota, dan hasilnya sudah disetujui. Makna lengkap dari logo ini sudah dapat dibaca melalui konten yang telah disebarluaskan di media sosial," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....