BMKG: Sumber Gempa Kabupaten Bandung Belum Terpetakan
- 17 Sep 2026 22:46 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID,Bandung - Rangkaian gempa bumi yang melanda wilayah Kabupaten Bandung sejak pertengahan Agustus hingga pertengahan September 2026 belum sepenuhnya terungkap sumber utamanya.
BMKG Stasiun Geofisika Bandung mencatat gempa bermagnitudo kecil berkisar 1,0 hingga 3,4. Namun, pusat gempanya berada di area yang belum terpetakan dalam Buku Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024.
Ketua Tim Layanan dan Mitigasi Geofisika BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Virga Librian, menjelaskan bahwa aktivitas gempa terpantau intensif sejak 11 Agustus hingga 17 September 2026, dengan setidaknya lima kejadian yang dirasakan warga.
"Berdasarkan rujukan Pusgen tahun 2024, sumber gempanya belum terpetakan karena berjarak sekitar 5 hingga 8 kilometer di sebelah barat Sesar Garut Selatan atau Garsela," ujar Virga, Kamis 17 September 2026.
BMKG belum dapat memastikan apakah gempa tersebut terhubung langsung dengan Sesar Garsela atau dipicu oleh struktur patahan aktif baru yang belum teridentifikasi.
Pakar seismologi menduga aktivitas tersebut memiliki karakteristik gempa swarm, yakni rentetan gempa kecil tanpa satu gempa utama (mainshock).
Virga menyebut, fenomena swarm memiliki durasi pelepasan energi yang sulit diprediksi, mulai dari hitungan minggu hingga beberapa bulan, sebagaimana pernah terjadi di kawasan Bogor-Sukabumi dan Liwa, Lampung.
Terkait potensi dampak, BMKG menilai kecil kemungkinan gempa ini memicu Sesar Lembang karena jaraknya yang jauh, tetapi berpotensi memicu atau men-trigger aktivitas sumber gempa terdekat seperti Sesar Garsela.
Untuk mengurai misteri patahan tersebut, BMKG kini berkoordinasi intensif dengan Badan Geologi, PVMBG, serta Pusat Survei Geologi guna melakukan kajian mendalam di lapangan.
BMKG mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung untuk tetap tenang, tidak termakan hoaks, serta meningkatkan kesiapsiagaan mandiri melalui cek kelayakan struktur rumah dan penerapan langkah proteksi drop, cover, and hold on.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....