DKPP Kota Bandung Pastikan Ketersediaan Pangan Aman di tengah Musim Kemarau

  • 17 Sep 2026 15:05 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memastikan ketersediaan dan stok pangan di Kota Bandung masih dalam kondisi aman, meskipun musim kemarau berlangsung.

‎Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, mengatakan pasokan pangan dari luar daerah hingga saat ini masih berjalan lancar. Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap dampak kemarau terhadap produksi pertanian.

‎"Alhamdulillah secara umum aman, walaupun kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Pasokan dari luar daerah juga masih lancar dan aman," ujar Gin Gin, Kamis 17 September 2026.

‎‎Menurutnya, salah satu dampak yang perlu diantisipasi selama musim kemarau adalah berkurangnya ketersediaan air untuk lahan pertanian. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi produksi pangan, khususnya padi.


‎‎DKPP Kota Bandung terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan pertanian. Berdasarkan laporan dan hasil konfirmasi langsung di lapangan, hingga saat ini belum ditemukan lahan pertanian di Kota Bandung yang mengalami puso atau gagal panen total akibat kekeringan.

‎‎"Kalau kecenderungan kekurangan air dan penurunan produksi memang ada di beberapa tempat, tapi secara umum tidak mengganggu ketersediaan beras dan pangan secara keseluruhan," jelasnya.


‎‎Gin Gin mengatakan, salah satu pekerjaan rumah yang perlu diperkuat ke depan adalah peningkatan kualitas lahan pertanian serta sarana dan prasarana irigasi.

‎‎Menurutnya, sebagian lahan pertanian di Kota Bandung masih bergantung pada curah hujan karena belum didukung sistem irigasi teknis yang memadai. Kondisi tersebut membuat sektor pertanian cukup rentan ketika memasuki musim kemarau.

‎‎Untuk mengantisipasi dampak kekeringan, DKPP melakukan pendampingan kepada petani, termasuk melalui sistem pompanisasi. Upaya tersebut dilakukan dengan memanfaatkan sumber air yang tersedia, seperti sungai atau saluran air, untuk membantu memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian.

‎"Kita lakukan pendampingan dan sistem pompanisasi, yaitu menarik air sungai atau selokan ke sawah untuk mengendalikan kondisi kemarau saat ini," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....