Pelatihan Video Editing di Cimahi Jadi Bekal Warga Masuk Industri Digital
- 16 Sep 2026 22:00 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali membuka pelatihan kerja bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan di bidang ekonomi kreatif. Kali ini, pelatihan difokuskan pada video editing dan sertifikasi yang diikuti 30 warga terpilih.
Pelatihan tersebut digelar bekerja sama dengan LPK Zein Training Club di Cafe Airmen 25, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Rabu 16 September 2026. Dari sekitar 100 peserta yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 30 orang dinyatakan lolos untuk mengikuti program pelatihan.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan pelatihan kerja merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus membuka peluang memperoleh pekerjaan dan penghasilan. Karena itu, seluruh proses pelatihan diminta berjalan sesuai ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan.
"Pelaksanaan pelatihan ini jangan sampai menimbulkan permasalahan, tetapi harus dilaksanakan sesuai normatif aturan dan jadwal yang sudah dibuat." ujar Ngatiyana.
Ngatiyana menekankan kedisiplinan peserta selama mengikuti pelatihan karena ilmu yang diperoleh nantinya dapat dimanfaatkan secara langsung untuk kepentingan mereka. Peserta diharapkan tidak hanya menyelesaikan pelatihan, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan video editing menjadi peluang ekonomi.
"Ilmunya untuk mereka dan nanti keuntungannya juga untuk mereka semua." ucapnya.
Pelatihan video editing tersebut berlangsung selama 10 hari dengan materi yang diarahkan pada kebutuhan bidang konten digital dan industri kreatif. Pemerintah Kota Cimahi berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi modal untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Menurut Ngatiyana, kemampuan video editing saat ini dapat dimanfaatkan dalam berbagai aktivitas ekonomi digital, mulai dari pembuatan konten hingga kebutuhan produksi visual. Karena itu, peserta didorong untuk terus mengembangkan kemampuan setelah menyelesaikan pelatihan.
"Ini salah satunya bisa juga setelah pelatihan masuk ke Techno Park untuk mengembangkan ilmu hasil daripada pelatihan ini." katanya.
Pemerintah Kota Cimahi juga menyiapkan peluang pengembangan keterampilan melalui fasilitas teknologi dan ekonomi kreatif yang tersedia di wilayah tersebut. Peserta yang berminat akan diarahkan untuk mengembangkan kemampuan di Techno Park maupun Baros Information, Technology, & Creative Center (BITC).
Program pelatihan ini menggunakan anggaran APBD Kota Cimahi tahun 2026 sebagai bagian dari upaya pemerintah menekan angka pengangguran. Ngatiyana mengatakan keberlanjutan program serupa akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah pada tahun berikutnya.
Pelaksanaan program juga mendapat dukungan dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Cimahi untuk memperkuat penyelenggaraan pelatihan kerja bagi masyarakat. Pemerintah berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan tenaga terampil yang mampu bersaing sekaligus menciptakan peluang pendapatan baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....