Dari Sampah Jadi Cuan, Pemkot Cimahi Kembangkan Budidaya Maggot
- 16 Sep 2026 06:04 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi mulai mendorong masyarakat melihat sampah dari sudut pandang berbeda, yakni sebagai bahan yang dapat diolah sekaligus menghasilkan nilai ekonomi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan pelatihan pengolahan sampah organik dan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) melalui program Green Jobs.
Pelatihan tersebut digelar Pemkot Cimahi bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat, Kementerian Ketenagakerjaan RI, di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin 14 September 2026. Sebanyak 80 warga Cimahi mengikuti program tersebut melalui lima batch pelatihan dengan materi yang berbeda.
Tiga batch diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengolah sampah organik, sedangkan dua batch lainnya fokus pada budidaya maggot BSF. Masing-masing batch berisi 16 peserta yang mendapatkan pembekalan teori sekaligus keterampilan praktis.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan pemanfaatan sampah dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan produktivitas masyarakat. Karena itu, keterampilan yang diberikan dalam pelatihan diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai.
“Sampah saat ini tidak boleh lagi kita pandang hanya sebagai persoalan kebersihan. Sampah juga memiliki potensi ekonomi,” ujar Ngatiyana.
Menurut Ngatiyana, kemampuan mengolah sampah harus dapat diterapkan secara langsung di lingkungan tempat tinggal peserta. Jika dikembangkan secara konsisten, keterampilan tersebut berpotensi menjadi kegiatan usaha sekaligus membantu mengurangi timbulan sampah.
Peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti uji kompetensi dan memperoleh sertifikasi yang diakui BNSP. Sertifikasi tersebut diharapkan menjadi nilai tambah bagi peserta ketika mengembangkan keterampilan maupun memasuki peluang kerja yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan.
“Kuasai ilmunya, praktikkan keterampilannya, dan manfaatkan sebagai modal untuk meningkatkan daya saing,” ucapnya.
Pemkot Cimahi menargetkan pelatihan Green Jobs dapat memberikan dampak langsung terhadap pengelolaan sampah di tingkat masyarakat. Selain mengurangi beban sampah, program tersebut diharapkan mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru yang berbasis lingkungan.
“Kita ingin pelatihan ini menghasilkan dampak nyata. Sampah berkurang, lingkungan lebih baik, dan masyarakat semakin produktif,” katanya
Kepala BPVP Bandung Barat Iman Riswandi turut mendukung kolaborasi dengan Pemkot Cimahi dalam meningkatkan kompetensi masyarakat melalui pelatihan berbasis kebutuhan. Pengembangan keterampilan pengelolaan sampah dinilai dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem Green Jobs.
Program tersebut sejalan dengan upaya Pemkot Cimahi mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan menuju Cimahi Zero to TPA. Pengolahan sampah organik dan budidaya maggot diharapkan menjadi contoh bahwa persoalan lingkungan dapat diubah menjadi peluang produktif bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....