Walikota Bandung Tegaskan SPPG Bermasalah Harus Diperbaiki
- 14 Sep 2026 10:05 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan Pemerintah Kota Bandung akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Farhan mengatakan, setiap SPPG yang ditemukan memiliki persoalan, baik dalam pengelolaan sampah maupun penerapan keamanan pangan (food safety), akan diminta segera melakukan perbaikan.
Menurutnya, SPPG yang bermasalah tidak serta-merta langsung ditutup. Pemkot Bandung terlebih dahulu memberikan kesempatan untuk melakukan pembenahan. Namun, jika perbaikan tidak dilakukan dan persoalan justru berpotensi menimbulkan masalah, maka operasional SPPG tersebut akan dihentikan.
"Nggak langsung ditutup. Kita paksa untuk diperbaiki. Kalau perbaikannya nggak ada, menimbulkan masalah, ya kita tutup. Toh sudah pernah ada yang tutup," ujar Farhan, Senin 14 September 2026.
Ia menjelaskan, SPPG yang mendapatkan catatan perbaikan diberikan waktu selama dua minggu untuk melakukan pembenahan.
Farhan menyebut, pada 27 September 2026 mendatang, Pemkot Bandung akan kembali melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan perbaikan tersebut. Pengawasan juga akan terus dilakukan meskipun SPPG masih diperbolehkan memproduksi makanan untuk program MBG.
"27 September ini saya akan lakukan evaluasi lagi. Bisa memproduksi MBG, tapi kan kita akan awasi terus. Karena kita nggak mau kejadian seperti di daerah-daerah lain, tiba-tiba ada ledakan," katanya.
Farhan menegaskan, Pemkot Bandung tetap mendukung penuh program MBG karena dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi.
"MBG sangat bermanfaat. Makanya saya bilang tadi waktu apel, Pemerintah Kota Bandung mendukung 100 persen program MBG," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....