Atasi Kekeringan Lahan Pertanian, Pemkab Garut Distribusikan Puluhan Pompa Air
- 13 Sep 2026 22:04 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Untuk menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian, Pemkab Garut telah membagikan 98 unit pompa air dan menyiagakan bantuan pompa dari Kodim apabila terjadi kekurangan air di area persawahan. "Hingga saat ini, dampak kebakaran dilaporkan belum merembet ke lahan pangan produktif," kata Kepala Dinas Pertanian Pemkab Garut, Ardy Firdian, di Garut, Minggu, 13 Setember 2026.
Pemkab Garut juga telah menetapkan Keputusan Bupati tentang Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 yang berlaku mulai 1 Juli hingga 30 September 2026.
| Baca juga: Kasus Kebakaran di Garut Melonjak Signifikan |
Ia menyampaikan, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, kebakaran hutan dan lahan tercatat sebanyak 303 kejadian. Sebanyak 285 kejadian telah ditangani, sedangkan 18 kejadian lainnya masih dalam proses pengawasan. Khusus kebakaran lahan, tercatat 135 kejadian akibat dampak musim kemarau.
"Dalam penanganan krisis air bersih, BPBD telah mendistribusikan 125.000 liter air bersih ke delapan desa/kelurahan di enam kecamatan terdampak, yaitu Kecamatan Tarogong Kaler, Pasirwangi, Cigedug, Cibatu, Sucinaraja, dan Karangpawitan," ujarnya.
Ia mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang, Pemkab Garut juga telah mengajukan bantuan pembangunan 100 titik sumur bor serta armada mobil tangki air tambahan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Meski terjadi peningkatan intensitas bencana, pihaknya memastikan penanganan masih berjalan melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan hingga saat ini belum menaikkan status menjadi Tanggap Darurat," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....