UPTD PKP Jatinangor Terapkan Tabela, Dorong Efisiensi Budidaya Padi

  • 13 Sep 2026 19:45 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Jatinangor - Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pertanian Ketahanan Pangan (PKP) wilayah Jatinangor bersama koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) menerapkan teknologi budidaya padi sawah dengan metode tanam benih langsung (Tabela).

Penerapan metode tersebut dilakukan di Kelompok Tani Mutiara Harapan I, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, sebagai salah satu upaya mendorong efisiensi dalam budidaya tanaman pangan, khususnya padi.

Kepala Dinas PKP Tono Suhartono mengatakan, Tabela merupakan teknik penanaman padi yang tidak membutuhkan proses persemaian maupun pindah tanam. Benih padi langsung ditanam atau ditebar pada lahan sawah yang telah selesai diolah.

“Metode ini semakin populer di kalangan petani karena dianggap lebih praktis dan hemat tenaga kerja,” ujar Tono, Minggu 13 September 2026.

Menurutnya, teknik penanaman menjadi bagian penting dalam keberhasilan budidaya padi karena berkaitan langsung dengan jumlah populasi tanaman yang tumbuh di lahan. Penerapan Tabela dinilai dapat menjadi alternatif untuk menekan penggunaan benih, mengurangi biaya budidaya, sekaligus membuka peluang peningkatan produksi.

Selain menghemat tenaga kerja, Tabela juga dinilai mampu mempercepat proses penanaman. Pasalnya, petani tidak perlu melewati tahapan persemaian dan pemindahan bibit sehingga waktu tanam dapat dipangkas sekitar 7-10 hari dan penanaman bisa dilakukan segera setelah pengolahan lahan selesai.

Dalam penerapannya di lapangan, metode Tabela mendapat pendampingan dan pengawasan dari petugas PPL serta POPT. Keduanya berperan dalam memberikan arahan teknis kepada petani sekaligus membantu menjaga tanaman dari berbagai gangguan yang dapat memengaruhi produksi.

“Mereka garda terdepan yang memiliki peran penting dan ujung tombak untuk mendampingi petani dalam pengamanan produksi tanaman pangan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....