Bakar Kabel dan Ban, Lahan Kosong di Cibeber Cimahi Terbakar
- 11 Sep 2026 03:58 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Kebakaran melanda lahan kosong di Jalan Ibu Ganirah, RT 06/RW 05 dan RW 06, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis 10 September 2026. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah berupa kabel dan ban yang kemudian merembet ke tumpukan material mudah terbakar di sekitar lokasi.
Kobaran api diperkirakan mulai muncul sekitar pukul 11.40 WIB dan dengan cepat membesar akibat kondisi lahan yang dipenuhi sampah serta barangkal. Api kemudian menjalar hingga membakar area lahan seluas sekitar 6.000 meter persegi dari total luas lahan yang mencapai kurang lebih 8.000 meter persegi.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan petugas menerima laporan kejadian pada pukul 12.08 WIB. Tim langsung bergerak dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.17 WIB untuk melakukan penanganan.
“Response time petugas tercatat sembilan menit sejak laporan diterima,” kata Aep Mulyana saat dikonfirmasi.
Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Cimahi mengerahkan tiga unit kendaraan pancar dan satu unit rescue dengan kekuatan delapan personel. Petugas melakukan penyekatan, pemadaman, hingga pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menjalar ke area lainnya.
Berdasarkan keterangan saksi, api bermula saat seseorang melakukan pembakaran sampah di area lahan kosong tersebut. Material yang dibakar berupa kabel dan ban sehingga menghasilkan api yang kemudian sulit dikendalikan ketika merembet ke tumpukan material di sekitarnya.
Orang yang melakukan pembakaran sempat berupaya memadamkan api setelah melihat kobaran semakin membesar. Namun usaha tersebut tidak berhasil sehingga yang bersangkutan meninggalkan lokasi dan saksi kemudian melaporkan kejadian kepada Mako Damkar Cimahi.
Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke bagian lahan lainnya. Kondisi sekitar yang dipenuhi material mudah terbakar membuat proses penanganan harus dilakukan secara menyeluruh hingga tidak ditemukan lagi bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Aep menyebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Karena objek yang terbakar merupakan lahan kosong, tidak terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan akibat kebakaran.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” ujarnya.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses overhaul dan pendinginan di sejumlah titik yang dianggap masih memiliki potensi bara. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang dapat kembali menyala setelah petugas meninggalkan lokasi.
Peristiwa kebakaran tersebut sekaligus menjadi perhatian bagi masyarakat di sekitar Cibeber mengenai bahaya pembakaran sampah secara terbuka. Terlebih, kabel, ban, dan material sejenis dapat mempercepat penyebaran api apabila dibakar di lokasi yang terdapat banyak tumpukan barang.
Petugas juga memberikan pemahaman kepada aparat lingkungan setempat, termasuk ketua RT dan RW, agar ikut mengingatkan warga mengenai risiko pembakaran sampah maupun lahan. Edukasi tersebut diharapkan dapat mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Masyarakat diminta tidak membakar sampah secara sembarangan, khususnya di lahan terbuka yang dipenuhi material mudah terbakar. Pembakaran kabel dan ban juga sebaiknya dihindari karena api dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Kebakaran lahan di Cibeber ini menjadi pengingat bahwa aktivitas pembakaran sampah yang awalnya dianggap sederhana dapat berubah menjadi kebakaran besar. Kewaspadaan dan pengawasan menjadi penting untuk mencegah api merembet serta membahayakan lingkungan sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....