Pemkot Bandung Percepat Sertifikasi 52 Aset Daerah, Sejumlah Pasar Masuk Daftar
- 10 Sep 2026 11:11 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyambut baik langkah Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam mempercepat proses sertifikasi aset milik daerah. Dari semula tercatat 14 aset, jumlah aset yang siap disertifikatkan kini bertambah menjadi 52 aset.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, sebanyak 14 aset telah selesai dan sertifikatnya telah diterbitkan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung membenahi administrasi dan memperkuat status hukum aset daerah.
“Jadi, yang sudah selesai dan terbit sertifikatnya ada 14. Yang penting ini menyangkut penyerapan,” ujar Farhan, kamis 10 September 2026.
Menurut Farhan, proses sertifikasi selama ini bukan terkendala persoalan sengketa tanah. Namun, sejumlah aset memang belum diproses sertifikasinya.
“Bukan kendala, selama ini memang belum diurus. Sebenarnya bisa diurus, tidak sesulit yang diperkirakan. Selama ini pun tidak ada yang menggugat status tanahnya,” katanya.
| Baca juga: Stok Kepokmas di Kota Bandung Aman |
Farhan menjelaskan, percepatan sertifikasi dilakukan salah satunya untuk menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sekaligus memastikan administrasi aset milik Pemkot Bandung tertata dengan baik.
“Intinya, untuk menindaklanjuti temuan BPK, kami melakukan pembenahan administrasi aset-aset Kota Bandung, salah satunya melalui sertifikasi tanah,” ucapnya.
Sejumlah aset pasar yang telah memiliki sertifikat antara lain Pasar Cihapit, Pasar Gegerkalong, Pasar Balubur, Pasar Ciroyom, dan Pasar Kiaracondong.
Sementara itu, sejumlah aset yang masih dalam proses sertifikasi meliputi Pasar Cihaur Geulis, ITC Kebon Kalapa, Pasar Baru, Pasar Kosambi, Pasar Karapitan, Pasar Gedebage, dan Lahan Saureun.
“Total ada 12 lahan yang segera lengkap sertifikatnya. Alhamdulillah, dengan begitu hak penguasaan tanah sudah kuat sebagai dasar kerja sama dengan pihak ketiga maupun pengembangan aset,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....