Pemkab Sumedang dan Brimob Salurkan 8.000 Liter Air ke Warga Darmaraja

  • 09 Sep 2026 20:14 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Sumedang - Warga Dusun Cipaok, Desa Tarunajaya, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, mendapat bantuan 8.000 liter air bersih di tengah keterbatasan air akibat musim kemarau. Distribusi air dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Brimob Polda Jawa Barat, Rabu 9 September 2026.

Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, termasuk keperluan sehari-hari dan air minum. Penyaluran air menjadi bagian dari upaya bersama menangani dampak kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sumedang.

Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila mengapresiasi dukungan Brimob Polda Jabar yang secara rutin membantu masyarakat menghadapi persoalan ketersediaan air bersih.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, kami mengucapkan terima kasih kepada Brimob yang selalu membantu masyarakat. Hari ini kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di Darmaraja, kembali didistribusikan,” ujar Fajar.

Menurut Fajar, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa air untuk kebutuhan rumah tangga. Sebagian bantuan juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan konsumsi. “Ini tangkinya ada 8.000 liter dan ada juga air bersih untuk air minum. Insyaallah kegiatan ini terus berjalan,” katanya.

Fajar mengatakan dukungan Brimob dalam penyaluran air bersih telah berlangsung secara rutin selama sekitar dua bulan. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan memperoleh air selama musim kemarau.

“Sejak dua bulan yang lalu Brimob sudah rutin membantu pendistribusian air bersih ini. Terima kasih juga kepada semua pihak yang ikut membantu,” tuturnya.

Ia menilai penanganan kekeringan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

“Inilah komitmen kami selaku pemerintah daerah Kabupaten Sumedang untuk bekerja sama dengan seluruh stakeholder agar masyarakat tidak merasakan kekeringan yang berlarut-larut,” ujar Fajar.

Selain melakukan distribusi air secara langsung, Pemkab Sumedang juga melakukan langkah mitigasi untuk mengantisipasi berbagai dampak yang ditimbulkan oleh kemarau panjang dan perubahan cuaca.

Bagi masyarakat Dusun Cipaok, bantuan air bersih tersebut menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah berkurangnya ketersediaan air.

Pemkab Sumedang memastikan koordinasi dengan Brimob dan pemangku kepentingan lainnya akan terus dilakukan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan distribusi air bersih, terutama ke wilayah yang mengalami kesulitan air akibat kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....