Adiyana Slamet: RRI Harus Berani Jaga Kedaulatan Udara di HUT ke-81

  • 08 Sep 2026 22:05 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Radio Republik Indonesia (RRI), khususnya RRI Bandung, yang konsisten menyajikan informasi bermanfaat guna mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) serta merajut nilai-nilai kebangsaan dalam bingkai kearifan lokal.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet, dalam momentum peringatan Hari Radio Nasional dan HUT ke-81 RRI. Ia menilai langkah RRI Bandung yang berinovasi menghadirkan program berbasis budaya lokal hingga teater radio merupakan terobosan positif bagi industri penyiaran.

"RRI ini selalu memunculkan informasi yang sangat bermanfaat untuk pembangunan sumber daya manusia dan terus merajut kebangsaan dalam entitas lokal. Ambil contoh RRI Bandung yang tidak hanya bicara pada ruang siar, tetapi coba membangun program siaran melalui teater atau cerita seperti Lutung Kasarung hingga edukasi mitigasi bencana," ujar Adiyana saat diwawancarai RRI Bandung. Selasa 8 September 2026.

Kendati demikian, Adiyana memberikan catatan strategis agar keberhasilan dan kualitas program RRI dapat terus terjaga secara konsisten tidak hanya di Bandung namun juga di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, inovasi serta performa penyiaran harus dibangun atas basis sistem yang kokoh dan berkelanjutan, bukan sekadar bertumpu pada sosok individu (person per person).

"Catatan baik ini harus terbangun oleh sistem, bukan hanya dibangun atas dasar persen per persen. Kalau bertumpu pada personal dan person itu redup, maka lembaga ikut redup. Sebaliknya, kalau terinstitusionalisasi dalam sistem, kebesaran RRI akan terus terjaga," tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya ruang kreativitas bagi seluruh angkasawan dan angkasawati RRI. Gagasan segar tidak boleh hanya lahir dari tataran pimpinan (top leaders), melainkan harus didorong dari seluruh lini karyawan agar penyiaran RRI selalu relevan dengan perubahan zaman.

Penyesuaian gaya siar dan konten menjadi mendesak mengingat besarnya ceruk penonton muda di Jawa Barat. Riset menunjukkan keberadaan Generasi Z mencapai sekitar 23 persen dari total populasi 51,1 juta jiwa penduduk Jawa Barat, yang disusul oleh generasi milenial dan Gen Alfa.

"Kawan-kawan di RRI bisa menyumbangkan pemikiran kepada pimpinan untuk mendorong program-program yang menyesuaikan dengan habit pendengar, terutama Gen Z dan milenial. Kalau kita bicara industri penyiaran, tentu harus mampu menyesuaikan dengan pangsa pasar tersebut," jelas Adiyana.

Adiyana menyampaikan harapan besar bagi RRI di usianya yang ke-81 agar tetap menjadi benteng terdepan dalam menjaga ruang udara penyiaran nasional dari berbagai ancaman luar.

"Teruslah berani menjaga kedaulatan udara kita di tengah infiltrasi ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga pertahanan dan keamanan demi terciptanya masyarakat yang berdaulat, adil, dan makmur," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....