Erupsi Gunung Krakatau Berdampak Terhadap Kualitas Udara di Bandung
- 07 Sep 2026 19:57 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID,Bandung - Kualitas udara di Bandung, Jawa Barat, berada pada zona kuning berdasarkan pemantauan Indonesia Air Quality Index (AQI+) pada Senin 7 September 2026. Indeks kualitas udara tercatat mencapai 95.
Data yang ditampilkan melalui portal IQAir menunjukkan kualitas udara Bandung masih berada dalam kategori yang dapat diterima, tetapi kondisi tersebut tetap perlu diperhatikan, terutama oleh masyarakat yang sensitif terhadap paparan polusi udara.
Pada waktu tertentu, indeks kualitas udara Bandung juga tercatat memasuki kisaran 101 hingga 135. Kondisi tersebut menunjukkan kualitas udara yang lebih buruk dibandingkan kondisi rata-rata harian dan berpotensi meningkatkan risiko gangguan pernapasan maupun iritasi.
Perubahan kualitas udara tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap paparan abu vulkanik setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat Bandung disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Penggunaan masker juga dapat dilakukan saat harus beraktivitas di luar untuk mengurangi paparan partikel di udara.
Kelompok yang lebih rentan terhadap gangguan akibat kualitas udara buruk sebaiknya lebih berhati-hati dan mempertimbangkan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.
Informasi kualitas udara secara berkala juga penting diperhatikan karena indeks dapat berubah pada waktu tertentu. Dengan memantau kondisi udara, masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas dan mengambil langkah perlindungan ketika kualitas udara menurun
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....