Kebakaran Hutan dan Lahan di Garut Naik 1700 Persen

  • 07 Sep 2026 16:37 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Jumlah peristiwa bencana kebakaran di Kabupaten Garut memasuki semester kedua di Tahun 2026 ini mengalami kenaikan dua kali lipat dari tahun 2025 lalu. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Garut Basuki Eko mengatakan, tahun ini secara umum jumlah kebakaran mencapai 450 kasus, padahal di tahun sebelumnya hanya 225 kasus.

"Naiknya mendekati dua kali lipat dari tahun sebelumnya," katanya, di Garut, Senin, 7 September 2026.

Ia menyampaikan, yang lebih memprihatinkan lagi, jumlah kebakaran hutan dan lahan di tahun ini kenaikannya mencapai 1700 persen. " Tahun lalu kebakaran hutan dan lahan hanya 21 kasus, tetapi tahun ini mencapai 239 kasus kebakaran lahan dan hutan," ujarnya.

Ia mengatakan, cuaca elnino yang saat ini dalam kondisi cuaca panas akibat kemarau menjadi salah satu penyebab tingginya angka kebakaran hutan dan lahan. "Cuaca elnino dengan resiko musim panas saat ini cukup dominan penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan tahun ini," katanya.

Selain itu, menurut Eko, juga ada faktor lainnya seperti prilaku manusia atau human error seperti membiarkan begitu saja saat membakar sampah, atau membuang puntung rokok sembarangan saat berada di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan.

"Faktor kesalahan manusia juga memiliki andil sebagai salah satu penyebab pemicu terjadinya kebakaran," tuturnya.

Ia mengatakan, saat ini dalam kondisi siaga satu, sementara dalam segala keterbatasan yang ada baik keterbatasan fasilitas sarana prasarana maupun Sumber Daya Manusianya pihaknya tetap berupaya untuk melakukan penanganan kebakaran. " Kami lebih memprioritaskan penanganan kebakaran yang mudah terjangkau," katanya.

Ia menyampaikan, banyak anggotanya yang mengalami kecelakaan saat penanganan kebakaran bahkan sampai ada yang harus mendapatkan perawatan secara intensif.

" Mungkin karena faktor kelelahan akibat terbatasnya SDM yang ada sehingga ada petugas kami yang harus di lakukan perawatan usai melakukan tindakan upaya penanganan kebakaran," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....