Basmut Digelar di 30 Kecamatan, Beras dan Minyak Goreng Paling Diminati Warga

  • 07 Sep 2026 14:41 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pasar Murah Utama (Basmut) yang digelar Pemerintah Kota Bandung di 30 kecamatan mulai mendapat antusiasme masyarakat. Sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras dan minyak goreng, menjadi komoditas yang paling banyak diminati warga.

‎Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan pasokan kebutuhan pokok untuk memenuhi permintaan masyarakat di setiap lokasi Basmut.

‎Menurutnya, Perum Bulog menyiapkan pasokan beras dan minyak goreng dengan jumlah sekitar lima ton untuk setiap lokasi, yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

‎"Penyiapannya disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan di lapangan. Pasokan bisa ditambah atau di-refill ulang sewaktu-waktu jika habis atau permintaannya tinggi. Seperti halnya daging yang tadi sudah kami isi ulang stoknya," ujar Ronny saat memantau pelaksanaan Basmut di Kelurahan Sukaluyu, Kecamatan Cibeunying Kaler, Senin 7 September 2026.


‎Ia menjelaskan, harga sejumlah komoditas yang dijual dalam Basmut lebih rendah dibandingkan harga di pasaran. Beras SPHP dijual Rp58.000, sementara harga eceran di pasaran sekitar Rp62.500.

‎Selain itu, minyak goreng dijual dengan harga Rp15.500, sedangkan ayam beku (frozen) dibanderol Rp34.500 per ekor dengan berat bersih 900 gram.

‎Ronny menilai selisih harga tersebut cukup membantu meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian.

‎"Benar, lumayan terasa penghematannya bagi warga. Bahkan selisih Rp1.000 atau Rp2.000 pun sangat berarti bagi masyarakat," katanya.

‎Selain menawarkan harga yang lebih terjangkau, Basmut juga digelar dengan mendekatkan lokasi penjualan kebutuhan pokok ke permukiman warga. Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan koordinasi dengan jajaran kewilayahan.

‎"Selain harga murah, keuntungan lain adalah kita mendekatkan lokasi ke pemukiman warga. Penentuan tempat ini juga berdasarkan hasil diskusi dan masukan dari jajaran kewilayahan, Pak Camat dan Bu Lurah setempat," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....