Warga Temukan Hulu Ledak Mortir Amunisi Artileri Jenis Comp B Cartridge 105
- 06 Sep 2026 15:43 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Aparat Kepolisian dari jajaran Polsek Tarogong melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan satu buah benda yang diduga merupakan hulu ledak atau mortir amunisi artileri jenis Comp B Cartridge 105 mm di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.
Benda berwarna hijau tersebut ditemukan pada Sabtu, 5 September 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, di semak kebun yang berada di pinggir Sungai Cimanuk, Kampung Leuwidaun, Desa Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.
Kapolsek Tarogong Kidul AKP Agus Kustanto mengatakan, bahwa benda tersebut pertama kali ditemukan oleh sejumlah anak yang sedang berada di sekitar lokasi.
“Setelah menemukan benda tersebut, anak-anak kemudian memberitahukan kepada warga sekitar. Informasi tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Tarogong Kidul dan anggota segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta pengamanan,” ujarnya, Minggu, 6 September 2026.
Berdasarkan keterangan salah seorang saksi, benda tersebut sebelumnya diketahui pernah disimpan di kediamannya selama kurang lebih satu tahun. Benda tersebut kemudian disimpan di bagian atas rumah, sebelum akhirnya diduga berpindah dari lokasi penyimpanan dan ditemukan kembali di semak kebun pinggir Sungai Cimanuk.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Tarogong Kidul langsung melakukan sejumlah langkah kepolisian, di antaranya menerima laporan masyarakat, melakukan cek TKP, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan Brimob Batalyon D Pelopor Kompi 1 Garut.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan bersama Unit Identifikasi Satreskrim dan Pamapta Polres Garut untuk penanganan lebih lanjut terhadap benda yang ditemukan tersebut.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, maupun melakukan tindakan apa pun terhadap benda mencurigakan yang diduga berkaitan dengan amunisi atau bahan peledak.
“Apabila masyarakat menemukan benda yang mencurigakan, segera menjauhkan diri dari lokasi, mengamankan area dengan tidak membiarkan warga mendekat, dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat dilakukan penanganan oleh petugas yang berkompeten,” tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....