Walikota Bandung; Pendidikan Jadi Kunci Membangun SDM Unggul di Kota Bandung
- 06 Sep 2026 15:45 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai pendidikan memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Menurutnya, pendidikan membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang sekaligus memberikan kontribusi bagi daerah asal maupun Indonesia.
Farhan menyampaikan, Kota Bandung memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pendidikan di Indonesia. Keberadaan berbagai perguruan tinggi di Kota Bandung menjadi peluang bagi generasi muda dari berbagai daerah untuk menempuh pendidikan sekaligus mengembangkan kompetensi.
"Kota Bandung sebagai kota pusat pendidikan akan menghadirkan maslahat bagi kita semuanya," ujar Farhan saat memberikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar Keluarga Masyarakat Aceh Bandung (Kamaba) di Gedung Aula Daan Mogot, Markas Pusat Pendidikan Infanteri, Kota Bandung, Minggu 6 September 2026.
Menurut Farhan, Bandung selama ini menjadi salah satu tujuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk masyarakat Aceh. Beragam perguruan tinggi yang tersedia dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk meningkatkan kapasitas diri dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Ia menegaskan, pembangunan SDM tidak cukup hanya mengandalkan potensi yang dimiliki suatu daerah. Dibutuhkan pendidikan yang mampu melahirkan tenaga profesional, insinyur, akademisi, pengusaha, serta berbagai talenta dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.
Farhan juga menyampaikan keterbukaan Pemerintah Kota Bandung untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda dari berbagai daerah yang ingin belajar dan berkembang di Kota Bandung.
"Saya sebagai Wali Kota Bandung yang punya darah Aceh, saya merasa berkewajiban untuk membuka pintu sebesar-besarnya agar putra-putri terbaik di Aceh bisa kuliah di perguruan tinggi terbaik yang ada di Indonesia, salah satunya di Bandung," katanya.
Menurutnya, semangat tersebut tidak hanya ditujukan kepada masyarakat Aceh. Lebih jauh, hal itu menjadi bagian dari upaya menjadikan Bandung sebagai kota yang terbuka bagi siapa pun yang memiliki keinginan untuk menuntut ilmu, mengembangkan diri, dan memberikan kontribusi positif.
Farhan juga membuka peluang pengembangan skema dukungan pendidikan melalui pengelolaan dana sosial dan pemberdayaan. Ia menilai dana zakat, infak, dan sedekah dapat diarahkan tidak hanya untuk bantuan langsung kepada masyarakat, tetapi juga mendukung program pemberdayaan jangka panjang, termasuk sektor pendidikan dan pengembangan usaha.
Ia berharap ekosistem pendidikan di Kota Bandung dapat terus melahirkan talenta-talenta unggul yang nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai daerah.
"Untuk itulah pendidikan adalah kunci. Tolong jaga sama-sama bahwa Kota Bandung sebagai kota pusat pendidikan yang akan menghadirkan maslahat bagi kita semuanya," tuturnya.
Selain menyoroti pentingnya pendidikan, Farhan menegaskan komitmennya untuk menjadikan Bandung sebagai kota yang memberikan ruang bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk hidup, belajar, bekerja, dan berkembang.
Menurutnya, keberagaman masyarakat yang tinggal di Kota Bandung merupakan kekuatan yang harus terus dirawat melalui persaudaraan dan kolaborasi.
"Kita akan membangun Kota Bandung ini sebagai kota yang memberikan ruang hidup dan ruang tumbuh bagi siapapun yang memiliki niat baik di sini," katanya.
Farhan juga mengapresiasi keberadaan komunitas masyarakat Aceh di Kota Bandung. Menurutnya, kegiatan seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi momentum untuk berkumpul, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan.
Ia menilai masyarakat Aceh telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sosial Kota Bandung maupun Indonesia.
"Terima kasih untuk persaudaraan, terima kasih untuk persahabatan, terima kasih untuk kepercayaan yang telah diberikan kepada kami selama ini untuk tetap bersama-sama menjadikan Kota Bandung kota warga Aceh di tanah Pasundan," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....