Bazar Murah Utama Digelar di 30 Kecamatan, Beras dan Minyak Goreng Paling Diminati
- 03 Sep 2026 11:06 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menggelar Bazar Murah Utama (Basmut) di 30 kecamatan. Kegiatan ini digelar untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok sekaligus membantu mengendalikan inflasi dan menjaga keterjangkauan harga pangan.
Bazar murah tersebut berlangsung mulai 31 Agustus hingga 11 September 2026. Setiap hari, kegiatan digelar di tiga kecamatan secara bergiliran.
Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, mengatakan respons masyarakat terhadap pelaksanaan Basmut cukup baik. Sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (Bapokmas) disediakan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Alhamdulillah responsnya baik. Setiap hari kita menjangkau tiga kecamatan. Di lokasi, kita siapkan kebutuhan pokok masyarakat dengan kolaborasi bersama berbagai pihak. Paling banyak diminati masyarakat adalah beras dan minyak goreng,” ujar Ronny, Kamis 3 September 2026.
Menurutnya, harga sejumlah komoditas yang dijual dalam Basmut lebih rendah dibandingkan harga pasar. Masyarakat juga tidak perlu memenuhi persyaratan khusus untuk berbelanja.
“Tidak ada syarat pembelian, tidak perlu KTP. Boleh dibeli siapa saja, meski bukan warga setempat,” katanya.
Ronny mengimbau masyarakat agar berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Ia memastikan ketersediaan stok bahan pokok selama kegiatan berlangsung dalam kondisi aman.
“Namun kami mohon tidak berbelanja berlebihan, karena stok insya Allah aman,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Basmut menggandeng sejumlah pihak, di antaranya Perum Bulog untuk penyediaan beras SPHP serta berbagai jaringan ritel dan distributor untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng dan komoditas pangan lainnya.
Beberapa mitra yang terlibat antara lain Aprindo, Jogja, Yomart, Borma, Lotte Grosir, Superindo, Transmart, Hypermart, Hyfresh, Prama, Algamar, Indomaret, Distributor SJU, Ananda Food, dan Agris Farm.
Selain bahan pokok, kegiatan ini juga menghadirkan sayuran dari Dinas Pertanian dan Hortikultura serta booth unggulan UMKM di masing-masing kecamatan.
Basmut turut menyediakan layanan pendukung dari DPMPTSP berupa pelayanan perizinan dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Sementara itu, Disdagin memberikan layanan terkait sertifikasi halal dan uji mutu produk.
Adapun sejumlah komoditas yang ditawarkan dengan harga terjangkau di antaranya beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp15.500 per liter, paket sayuran mulai Rp5.000, daging ayam ras beku Rp38.000 per ekor, serta bawang merah, bawang putih, dan bawang bombai sekitar Rp15.000 per kilogram.
Ronny berharap keberadaan Basmut dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Kota Bandung," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....