Kebakaran Lahan di Bukit Cireundeu Cimahi Diduga Sengaja Dibakar

  • 31 Agt 2026 14:38 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Kebakaran melanda lahan kosong di kawasan Bukit Cireundeu, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Sabtu 29 Agustus 2026 malam. Kobaran api yang terlihat dari kejauhan sempat menarik perhatian warga, sementara penyebab kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran lahan.

Peristiwa kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Namun, laporan mengenai munculnya titik api baru diterima petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi sekitar pukul 20.06 WIB setelah kobaran terlihat dari kawasan puncak Cimenteng.

Lokasi kebakaran diketahui berada di lahan kosong kawasan Bukit Cireundeu, Kampung Cireundeu RT 01/RW 10, Kelurahan Leuwigajah. Posisi titik api yang cukup jauh dari permukiman serta akses menuju lokasi yang sulit membuat petugas lebih mengutamakan pemantauan untuk mencegah api merambat.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan petugas langsung melakukan pemantauan setelah menerima laporan terkait kebakaran tersebut.

“Kami menerjunkan personel untuk melakukan pemantauan karena titik api berada di kawasan yang cukup sulit dijangkau.” ujar Aep saat dikonfirmasi.

Petugas memastikan kondisi di sekitar lokasi dengan mengamati perkembangan api dari titik yang memungkinkan untuk dijangkau. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi apabila kobaran api meluas dan mendekati area lain.

“Titik api cukup jauh dari permukiman warga dan akses menuju lokasi juga sulit, sehingga kami terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan perambatan api.” ucapnya.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Damkar Kota Cimahi mengerahkan Unit 011 dengan kekuatan dua personel. Pemantauan juga melibatkan unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Koramil, dan Kepolisian untuk memastikan kondisi di sekitar titik kebakaran tetap terkendali.

Beruntung, kebakaran lahan tersebut tidak sampai menjalar ke permukiman warga di sekitar Bukit Cireundeu. Tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Meski tidak menimbulkan korban, dugaan pembakaran lahan secara sengaja menjadi perhatian petugas karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas. Terlebih, kondisi lahan terbuka dan lokasi yang sulit dijangkau dapat menyulitkan proses pemadaman apabila api berkembang dengan cepat.

Aep mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan api untuk membuka ataupun membersihkan lahan. Menurutnya, api yang awalnya kecil dapat dengan mudah membesar dan sulit dikendalikan, terutama ketika berada di kawasan yang jauh dari akses kendaraan pemadam.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.” jelasnya.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar kawasan permukiman maupun lahan terbuka. Pelaporan lebih awal dinilai penting agar petugas dapat melakukan penanganan sebelum api semakin meluas.

“Jika menemukan titik api, segera laporkan agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....