Pemkot Bandung Serahkan Bantuan 2 Miliar untuk Korban Gempa NTT
- 31 Agt 2026 14:34 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyerahkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp2.032.736.809 untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana dari kepedulian masyarakat Kota Bandung dan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung untuk selanjutnya didistribusikan oleh Baznas Republik Indonesia (RI) kepada para korban bencana.
Serah terima bantuan berlangsung di Balai Kota Bandung, Senin 31Agustus 2026. Bantuan diserahkan langsung Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, kepada Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengapresiasi seluruh pihak yang telah bergotong royong dalam penggalangan dana tersebut. Menurutnya, bantuan itu menjadi wujud kepedulian warga Kota Bandung terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.
"Ini amanah untuk diserahterimakan berupa bantuan bagi korban gempa di NTT dari warga Kota Bandung melalui Baznas Kota Bandung langsung diberikan kepada Baznas RI," ujar Farhan, Senin 31 Agustus 2026).
Farhan mengakui nilai bantuan yang terkumpul belum sebanding dengan besarnya kebutuhan masyarakat terdampak bencana. Namun, ia berharap semangat gotong royong tersebut dapat memicu kepedulian yang lebih luas melalui zakat, infak, dan sedekah.
"Memang jumlahnya dibandingkan dengan bencananya tidak seberapa, tapi mudah-mudahan ini memicu gelombang zakat, infak dan sedekah dari warga Kota Bandung untuk membantu saudara-saudara kita di NTT melalui Baznas," katanya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Bank bjb yang turut berkontribusi melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Farhan menilai kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam merespons persoalan kemanusiaan.
Farhan berharap solidaritas tersebut tidak berhenti pada momentum bencana. Menurutnya, kolaborasi yang telah terbangun antara Pemkot Bandung, Baznas Kota Bandung, Baznas RI, Bank bjb, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat.
"Semoga apa yang kita lakukan sekarang ini memberikan berkah dan manfaat," katanya.
Sementara itu, Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengapresiasi langkah Pemkot Bandung yang menyalurkan bantuan melalui jalur kelembagaan Baznas. Menurutnya, mekanisme tersebut memungkinkan bantuan disalurkan secara lebih terkoordinasi dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
"Terima kasih, Pak Wali Kota, luar biasa. Pertama telah menggalang kepedulian kita untuk saudara-saudara kita di NTT. Dan luar biasa kedua, Bapak betul-betul memerankan Baznas," ucapnya.
Sodik menjelaskan, Baznas RI telah bergerak sejak awal terjadinya bencana di NTT. Tim Baznas dikirim ke lokasi untuk memberikan bantuan tanggap darurat, antara lain berupa tenda, makanan dan sembako, layanan kesehatan, serta penyediaan air bersih.
Selain itu, Baznas juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak-anak yang terdampak bencana.
Untuk tahap pascabencana, Baznas RI menyiapkan sejumlah program pemulihan. Bantuan tersebut meliputi renovasi fasilitas umum, dukungan bagi sekolah berupa bangku, buku dan tas, pemberian beasiswa, hingga dukungan usaha bagi masyarakat terdampak.
"Pascabencana yang akan kami lakukan adalah infrastruktur, bantuan-bantuan untuk sekolah sampai beasiswanya, dan yang ketiga adalah kesehatan," katanya.
Sodik berharap bantuan dari masyarakat Kota Bandung dapat memberikan manfaat nyata bagi warga NTT. Ia juga berharap momentum tersebut semakin memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, Kota Bandung memiliki potensi menjadi salah satu daerah percontohan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, terutama karena adanya dukungan pemerintah daerah serta tingginya kepedulian masyarakat.
Sedangkan Ketua Baznas Kota Bandung Momon Ahmad Imron Sutisna mengatakan, dana kemanusiaan tersebut berhasil dihimpun setelah Wali Kota Bandung menerbitkan surat edaran sebagai tindak lanjut surat edaran Ketua Baznas RI mengenai penggalangan donasi bagi korban bencana di NTT.
"Alhamdulillah, sampai kemarin pukul 20.00 WIB terhimpun untuk dana kemanusiaan ini sebesar Rp2.032.736.809," ujar Momon.
Ia menjelaskan, dana tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bandung, perusahaan, masyarakat, hingga lingkungan sekolah.
Salah satu kontribusi terbesar berasal dari dana CSR Bank bjb sebesar Rp1 miliar. Sementara dana lainnya dihimpun melalui partisipasi berbagai elemen masyarakat Kota Bandung.
Momon memastikan seluruh bantuan tersebut disalurkan melalui Baznas untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak gempa di NTT.
"Insyaallah hari ini akan kita serahkan, akan kita setorkan melalui Baznas Kota Bandung untuk didistribusikan ke korban di NTT," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....