Lupa Matikan Kompor, Rumah di Cimahi Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
- 29 Agt 2026 19:35 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Kebakaran terjadi di sebuah rumah kawasan Town Place, Jalan Sentra Utama Nomor 12, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Sabtu 29 Agustus 2026. Api membakar bagian dapur rumah milik Yusra dan diduga dipicu kelalaian pemilik yang lupa mematikan kompor setelah selesai memasak.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB dan pertama kali diketahui oleh warga di sekitar lokasi. Kobaran api sempat membakar sebagian area dapur sebelum warga bergerak melakukan pemadaman secara manual.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan informasi awal mengenai kebakaran dihimpun petugas setelah tiba di lokasi.
“Berdasarkan keterangan di lokasi, api diduga berasal dari kompor di area dapur dan diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.”ujar Aep saat dikonfirmasi.
| Baca juga: Forkopimda Garut Deklarasi Anti Narkoba |
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berupaya mengendalikan api sembari menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi. Upaya cepat warga membuat kobaran api berhasil dipadamkan sebelum regu pemadam tiba di lokasi.
Petugas Damkar menerima laporan kebakaran pada pukul 09.44 WIB dan langsung mengerahkan Regu 3 menuju lokasi kejadian. Armada pemadam tiba sekitar pukul 09.50 WIB atau hanya enam menit setelah laporan diterima.
“Petugas tetap melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran susulan.” ucapnya.
Dalam penanganan tersebut, Damkar Kota Cimahi mengerahkan satu unit kendaraan pancar dengan tiga personel. Petugas kemudian melakukan pendinginan, pengecekan area terdampak, serta pendataan untuk memastikan kondisi rumah benar-benar aman.
Bagian yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 4 meter persegi dari total bangunan rumah yang mencapai sekitar 80 meter persegi. Meski area terdampak relatif terbatas, kebakaran tetap menimbulkan kerusakan pada bagian bangunan dan sejumlah barang di dalam rumah.
“Selain penanganan kebakaran, petugas juga memberikan edukasi kepada pemilik rumah dan warga mengenai langkah pencegahan kebakaran.” katanya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, kerugian akibat kerusakan bangunan diperkirakan mencapai Rp20 juta, sedangkan kerugian barang dan isi rumah ditaksir sekitar Rp5 juta.
Penanganan dan pendataan oleh petugas Damkar selesai sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak meninggalkan aktivitas memasak sebelum memastikan kompor telah dimatikan dan kondisi dapur dalam keadaan aman.
Masyarakat juga diimbau memeriksa secara berkala peralatan rumah tangga yang berpotensi menjadi sumber api, termasuk kompor, regulator, selang gas, dan instalasi listrik. Langkah sederhana tersebut penting dilakukan untuk mengurangi risiko kebakaran rumah, terutama ketika penghuni sedang beraktivitas atau meninggalkan ruangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....