Atasi Masalah Banjir, Puskesmas Melong tengah Cimahi Dibangun Dua Lantai

  • 25 Agt 2026 00:04 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi mulai membangun gedung baru Puskesmas Melong Tengah sebagai langkah mengatasi persoalan banjir yang selama ini mengganggu pelayanan kesehatan. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama di Kelurahan Melong dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026.

Pembangunan fasilitas kesehatan ini menjadi salah satu prioritas Pemkot Cimahi karena lokasi puskesmas sebelumnya kerap terdampak genangan ketika musim hujan. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya menghambat aktivitas pelayanan, tetapi juga berpotensi mengganggu keamanan pasien, tenaga kesehatan, peralatan medis, serta dokumen penting.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, pembangunan Puskesmas Melong Tengah dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan fasilitas kesehatan yang lebih aman dan layak.

“Hari ini saya berada di Kelurahan Melong, dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Melong Tengah.” ujar Ngatiyana, Senin 24 Agustus 2026.

Menurut Ngatiyana, gedung baru akan dibangun dua lantai dengan fasilitas yang disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan masyarakat, termasuk pelayanan persalinan yang tetap diupayakan tersedia selama 24 jam. Dengan layanan tersebut, warga diharapkan tetap memperoleh pertolongan kesehatan ketika membutuhkan pelayanan pada malam hari maupun dalam situasi darurat.

“Pelayanan khususnya persalinan bisa satu kali 24 jam, jadi melayani masyarakat sampai 24 jam.” ucapnya.

Ngatiyana menegaskan proyek pembangunan Puskesmas Melong Tengah dibiayai melalui APBD Kota Cimahi dan diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Pemerintah daerah juga berharap proses pembangunan berjalan lancar, sesuai perencanaan, serta dapat diselesaikan tepat waktu.

“Skala prioritas pembangunannya untuk kepentingan masyarakat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.” jelasnya.

Pembangunan gedung baru tersebut turut mendapatkan pendampingan dan pengawasan dari Kejaksaan Negeri Kota Cimahi guna memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan. Pemkot Cimahi menargetkan fasilitas baru tersebut dapat mulai dimanfaatkan masyarakat pada 2027 setelah seluruh pekerjaan dinyatakan selesai.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi dr. Mulyati mengatakan faktor keselamatan pasien menjadi alasan utama pembangunan gedung baru Puskesmas Melong Tengah, jika musim hujan selalu kebanjiran.

“Yang utama adalah keselamatan pasien, Puskesmas Melong ini posisinya selalu kebanjiran jika musim hujan datang.” kata Mulyati.

Mulyati menjelaskan banjir yang berulang dapat menimbulkan risiko terhadap berbagai fasilitas penunjang pelayanan kesehatan. Karena itu, bangunan baru dirancang untuk menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih aman, nyaman dan mendukung kebutuhan pasien maupun tenaga kesehatan.

Gedung baru Puskesmas Melong Tengah akan mengacu pada regulasi kesehatan terbaru dengan menerapkan konsep Integrasi Layanan Primer atau ILP berbasis lima klaster. Bangunan tersebut direncanakan memiliki luas sekitar 265 meter persegi dan terdiri atas dua lantai.

Proyek pembangunan dijadwalkan berlangsung selama 143 hari kalender dan ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026. Selama pembangunan berlangsung, pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan dari lokasi sementara di kawasan Kompleks Pharmindo.

Dengan hadirnya gedung baru, Pemkot Cimahi berharap persoalan banjir tidak lagi menjadi hambatan bagi pelayanan kesehatan di wilayah Melong. Puskesmas Melong Tengah nantinya diharapkan menjadi fasilitas kesehatan yang lebih representatif, aman dan mampu memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....