Wali Kota Bandung Soroti Kelompok Desil 5-6 yang Rentan Tak Dapat Bantuan
- 24 Agt 2026 11:51 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung akan mencermati penerapan kebijakan terkait kelompok masyarakat berdasarkan desil, khususnya desil 9 dan 10 yang dinilai sudah tergolong mampu. Pemkot Bandung juga menyoroti kelompok desil 5 dan 6 yang dinilai lebih rentan karena berada pada masa transisi dalam penerimaan bantuan sosial.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, data kelompok masyarakat berdasarkan desil di Kota Bandung dinilai cukup baik oleh Kementerian Sosial. Karena itu, penerapan kebijakan terhadap kelompok desil 9 dan 10 harus dilakukan secara hati-hati.
"Ini kita sudah termasuk yang paling bagus, lho. Nah, jadi artinya memang kita mesti sangat hati-hati menyikapinya," ujar Farhan, Senin 24 Agustus 2026.
Menurutnya, masyarakat yang masuk dalam desil 9 dan 10 merupakan kelompok yang dianggap sudah mampu serta memiliki pendapatan tetap. Salah satu konsekuensinya, kelompok tersebut tidak dapat menikmati sejumlah subsidi pemerintah, termasuk subsidi bahan bakar minyak (BBM).
"Untuk itu memang kami akan mencermati di lapangan secara sangat hati-hati mengenai penerapan-penerapan aturan terhadap desil 9 dan desil 10 ini," katanya.
Farhan menilai kebijakan tersebut perlu diperhatikan karena berkaitan dengan perputaran ekonomi masyarakat secara keseluruhan. Terlebih, kondisi masyarakat di lapangan belum tentu sepenuhnya sesuai dengan data yang tercatat.
"Persoalannya, di lapangan itu banyak masyarakat yang tidak sesuai dengan kondisi kenyataannya. Itu sebabnya kita akan mengawasi. Kita akan sangat mencermati bagaimana di lapangan praktiknya, siapa saja yang masuk desil 9 dan desil 10," ucapnya.
Di sisi lain, Farhan menegaskan Pemkot Bandung tidak hanya akan fokus pada persoalan desil 9 dan 10. Menurutnya, kelompok yang berada pada desil 5 hingga 6 justru menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih.
"Kalau desil 9-10 kan tidak bisa menikmati subsidi. Kalau desil 5 ke desil 6, ini tidak bisa menerima bantuan. Padahal posisinya juga sangat jauh lebih rentan," katanya.
Karena itu, Pemkot Bandung akan memperhatikan kedua persoalan tersebut secara berimbang. Farhan menilai isu desil 9 dan 10 penting untuk dikawal, tetapi transisi masyarakat dari desil 5 ke desil 6 juga tidak boleh diabaikan.
"Jadi buat kami, isu desil 9-10 penting, namun kami juga tidak mungkin mengabaikan isu transisi desil 5 ke desil 6. Demikian juga sebaliknya," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....