Parade Perahu Pasirtugaran Tumbuh Jadi Atraksi Wisata di Pesisir Jatigede
- 22 Agt 2026 20:51 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Sumedang – Kreativitas warga di kawasan pesisir Bendungan Jatigede kembali menjadi magnet wisata. Parade Perahu Pasirtugaran untuk ketiga kalinya digelar di pesisir Pasirtugaran, Desa Karangpakuan, Kecamatan Darmaraja, Sabtu 22 Agustus 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu diikuti sekitar 25 perahu hias yang tergabung dalam Paguyuban Perahu Karangpakuan.
Memasuki tahun ketiga, parade tersebut tak lagi sekadar kegiatan hiburan masyarakat. Atraksi perahu hias mulai berkembang menjadi potensi wisata sekaligus wadah bagi warga untuk mengembangkan ekonomi kreatif di sekitar Bendungan Jatigede.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang membuka Parade Perahu Pasirtugaran ke-3 Tahun 2026 menilai kreativitas warga Karangpakuan patut diapresiasi. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk inovasi masyarakat dalam menciptakan aktivitas baru setelah kawasan Jatigede mengalami perubahan akibat penggenangan bendungan.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik untuk mengembangkan daerah, melestarikan budaya dan meningkatkan destinasi wisata yang ada di Desa Karangpakuan,” kata Dony.
Ia menilai kombinasi panorama Bendungan Jatigede dengan atraksi perahu masyarakat memiliki daya tarik kuat untuk mendatangkan wisatawan. Arus kunjungan wisatawan pun diharapkan memberikan efek langsung terhadap perekonomian warga.
“Kalau tempat wisatanya bagus dan disuguhkan kegiatan semacam ini, tentu akan menarik wisatawan datang ke sini. Dampaknya akan menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar dan meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama para pelaku UMKM,” ujarnya.
Dony mendorong agar parade tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan yang hanya dikenal di lingkungan sekitar. Promosi melalui media sosial dan jaringan pariwisata dinilai perlu diperkuat agar Pasirtugaran semakin dikenal sebagai tujuan wisata.
“Branding kegiatan ini dengan baik dan semenarik mungkin. Publikasikan di media sosial. Jangan hanya menjadi konsumsi lokal,” katanya.
Menurut dia, pengembangan wisata di pesisir Jatigede harus diarahkan pada terciptanya manfaat ekonomi yang berkelanjutan. Kehadiran wisatawan diharapkan membuka peluang usaha baru, seperti kuliner, homestay, penyewaan perlengkapan memancing, kerajinan, hingga berbagai produk UMKM khas Darmaraja.
Lebih jauh, pemerintah daerah ingin warga yang selama ini beraktivitas di perairan Jatigede ikut menjadi penggerak utama sektor pariwisata. Nelayan dan pemilik perahu tidak hanya diharapkan menjadi pendukung kegiatan, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari berkembangnya destinasi tersebut.
“Kami ingin nelayan dan pemilik perahu tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama yang mandiri dan sejahtera secara ekonomi. Dengan pariwisata yang maju, roda ekonomi kerakyatan di pesisir Jatigede akan berputar dari hulu sampai hilir,” tutur Dony.
Parade Perahu Pasirtugaran pun diharapkan terus berkembang dari sebuah tradisi baru masyarakat menjadi ikon wisata pesisir Jatigede yang mampu menarik lebih banyak pengunjung sekaligus menghidupkan perekonomian warga Karangpakuan dan sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....