Bandung Great Sale 2026 Tawarkan Diskon 80 Persen, Flash Sale 21 Menit 6 Detik

  • 21 Agt 2026 14:24 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Rangkaian Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216 kembali dimeriahkan dengan gelaran Bandung Great Sale 2026. Kegiatan yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung tersebut menawarkan beragam promo dan diskon, bahkan mencapai 80 persen.

‎Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, mengatakan Bandung Great Sale 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 23 Agustus 2026. Salah satu program yang menjadi daya tarik utama yakni flash sale yang digelar pada pukul 19.00 WIB.

‎“Nantinya akan ada flash sale selama 21 menit 6 detik pada pukul 19.00 WIB. Ini sesuai dengan momentum Hari Jadi Kota Bandung yang ke-216,” ujar Ronny, Jumat 21 Agustus 2026.

‎Menurutnya, Bandung Great Sale menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bandung untuk memperkuat citra Bandung sebagai salah satu kota tujuan belanja yang menarik bagi wisatawan maupun masyarakat.

‎“Bagaimanapun juga, kita harus secara konsisten menunjukkan kepada dunia luar bahwa Bandung adalah kota tujuan belanja yang punya nilai tambah,” katanya.

‎Ronny menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi untuk terus memperkuat branding Kota Bandung sebagai destinasi belanja yang menyenangkan.

‎“Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk tetap memastikan bahwa Kota Bandung terdengar di mana-mana dengan branding sebagai kota tujuan belanja paling menyenangkan,” ucapnya.

Pelaksanaan Bandung Great Sale 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berkunjung.

‎PT KAI memberikan dukungan melalui potongan harga perjalanan kereta api menuju Kota Bandung. Dukungan serupa juga diberikan KAI Commuter dan Gojek.

‎Selain itu, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan turut menyiapkan layanan Bandros untuk mendukung mobilitas pengunjung.

‎Sebanyak 12 bus Bandros nantinya akan singgah di kawasan Laswi Heritage yang menjadi salah satu lokasi kegiatan. Pengunjung yang menggunakan Bandros untuk datang ke lokasi juga mendapatkan potongan harga tiket sebesar 50 persen.

‎“Dengan seluruh dukungan yang diberikan ini, diharapkan dapat memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan kunjungan. Insyaallah mudah-mudahan sesuai dengan harapan kita semua dan Pak Wali Kota,” tutur Ronny.

‎Untuk mendukung keamanan dan kemudahan transaksi, Disdagin juga mengimbau masyarakat menggunakan metode pembayaran non-tunai, khususnya QRIS.

‎Ronny menyebut fasilitas pembayaran QRIS telah tersedia di berbagai lokasi sehingga masyarakat tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar saat berbelanja.

‎“Demi keamanan bersama, untuk transaksi lebih baik menggunakan non-tunai karena QRIS sudah tersedia di mana-mana,” katanya.

‎Ia menjelaskan, QRIS merupakan sistem pembayaran yang dikembangkan Bank Indonesia, sementara Bank BJB turut mendukung ekosistem transaksi digital di Kota Bandung.

‎Ronny mengatakan, tidak semua pelaku usaha dapat langsung mengikuti Bandung Great Sale 2026. Disdagin melakukan proses kurasi untuk memastikan produk yang ditampilkan merupakan produk unggulan Kota Bandung.

‎“Kita melakukan kurasi. Karena banyak pelaku usaha yang ingin ikut. Kita mengkurasi sesuai dengan harapan kita untuk menjadikan kegiatan ini sebagai daya tarik bagi para pengunjung. Yang ditampilkan adalah produk-produk unggulan dari Kota Bandung,” jelasnya.

‎Bandung Great Sale 2026 juga menjadi puncak dari rangkaian program Bulan Belanja Bandung yang sebelumnya diawali melalui Pasar Kreatif Bandung pada 8 Juni hingga 9 Agustus 2026.

‎“Ini merupakan rangkaian dari Bulan Belanja Bandung yang diawali oleh Pasar Kreatif Bandung pada 8 Juni sampai 9 Agustus. Puncaknya adalah Bandung Great Sale,” ujarnya.

‎Khusus di kawasan Laswi Heritage, terdapat 171 pelaku usaha yang berpartisipasi. Mereka berasal dari berbagai sektor, mulai dari fashion, kuliner, kerajinan (craft), hingga komunitas.

‎Selain kegiatan belanja, pengunjung juga akan disuguhi berbagai hiburan dan atraksi untuk menambah daya tarik acara.

‎“Pokoknya ini mah event yang Bandung pisan. Termasuk juga sektor retail, restoran, kafe, dan hotel,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....