Mendiktisaintek Tekankan Ketangguhan bagi Mahasiswa Baru UPI
- 20 Agt 2026 20:12 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengingatkan mahasiswa baru Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bahwa keberhasilan di perguruan tinggi tidak hanya bergantung pada kemampuan akademik. Menurutnya, mahasiswa juga perlu memiliki ketangguhan dan konsistensi dalam menjalani setiap tahapan pendidikan.
Pesan tersebut disampaikan Brian saat memberikan kuliah umum dalam rangkaian Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (Mokaku) UPI 2026 di Gedung Gymnasium UPI, Rabu, 19 Agustus 2026.
Kuliah umum yang mengusung tema “Future Ready Generation: Berkarya, Berinovasi dan Berdampak” itu diikuti 13.860 mahasiswa baru UPI. Peserta tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga mencakup mahasiswa asing dari 15 negara.
Dalam kesempatan tersebut, Brian memperkenalkan sejumlah karakter yang dinilai penting dimiliki mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi. Tiga di antaranya adalah grit atau keteguhan dalam memegang tujuan, persistence atau kemauan untuk terus mencoba, serta perseverance atau kemampuan bertahan dalam menghadapi proses dan kesulitan.
Brian menjelaskan, kehidupan sebagai mahasiswa akan diwarnai berbagai tantangan, mulai dari tugas perkuliahan, ujian, perubahan lingkungan, hingga proses mengembangkan kemampuan diri. Karena itu, mahasiswa dituntut tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan atau hasil yang belum sesuai dengan harapan.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan keberhasilan sebagai alasan untuk berhenti belajar. Menurut Brian, pencapaian yang diraih selama masa pendidikan justru harus diikuti dengan sikap rendah hati dan kemauan untuk terus membuka diri terhadap pengetahuan maupun pengalaman baru.
“Jadilah generasi yang tidak hanya mengikuti perubahan, tetapi berani memimpikan perubahan itu. Kemudian tetaplah rendah hati kalau berhasil, tetaplah belajar meskipun Anda sudah merasa tahu, merasa menguasai,” ujar Brian.
Selain karakter dan ketangguhan, Brian menyoroti pentingnya penguasaan fundamental keilmuan di tengah perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Ia mendorong mahasiswa memanfaatkan AI sebagai alat bantu dalam proses belajar dan berkarya, tetapi tidak meninggalkan pemahaman terhadap dasar-dasar bidang ilmu yang dipelajari.
“AI harus kita gunakan, harus kita manfaatkan, tetapi tetap yang akan menang dengan AI adalah mereka yang menguasai fundamental dasar-dasar keilmuannya. Jadi sekali lagi, bisa gunakan AI tetapi harus paham fundamentalnya,” ujarnya.
Brian berharap mahasiswa baru UPI mampu menjadi generasi yang tidak sekadar beradaptasi dengan perubahan, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan perubahan. Menurutnya, perpaduan antara kemampuan akademik, ketangguhan, penguasaan teknologi, dan sikap rendah hati akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk berkarya serta memberikan dampak bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....