Rekayasa Lalu Lintas Cimahi Diperkuat, 100 Personel Siaga di 24 Titik

  • 20 Agt 2026 18:45 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi memperkuat pengamanan selama penerapan rekayasa lalu lintas menyusul meningkatnya mobilitas kendaraan di sejumlah ruas jalan. Sekitar 100 personel gabungan disiapkan untuk mengatur arus kendaraan, khususnya pada jam-jam sibuk.

Kepala Dishub Kota Cimahi, Endang, mengatakan personel tersebut akan ditempatkan di 24 titik penjagaan atau pengaturan lalu lintas. Penebalan petugas dilakukan sebagai langkah antisipasi agar perubahan pola arus kendaraan tidak memicu kemacetan berkepanjangan.

"Kami juga akan melakukan penebalan personel di jam puncak dengan menempatkan sekitar 100 personel gabungan di 24 titik penjagaan atau gatur." ujar Endang, Kamis 20 Agustus 2026.

Personel gabungan itu terdiri atas 73 petugas Dishub Kota Cimahi, 20 personel kepolisian, serta unsur pendukung dari TNI. Mereka akan difokuskan pada titik-titik yang mengalami peningkatan volume kendaraan akibat pengalihan arus.

Selain penguatan petugas pada jam sibuk, pengawasan lalu lintas dilakukan selama 24 jam dengan sistem pembagian tiga shift. Skema tersebut diterapkan untuk memastikan pelayanan dan pengaturan lalu lintas tetap berjalan tanpa kekosongan personel.

Peningkatan pengawasan ini berkaitan dengan rekayasa lalu lintas akibat pembangunan underpass Gatot Subroto serta pemeliharaan Jembatan Pemkot di Jalan Raden Demang Hardjakusuma. Perubahan arus tersebut membuat sejumlah jalur alternatif mengalami peningkatan kendaraan sehingga membutuhkan pengaturan lebih intensif.

Dishub Cimahi bersama kepolisian juga terus mengevaluasi efektivitas pola pengalihan arus yang diterapkan di lapangan. Jika diperlukan, skema satu arah atau dua arah pada titik tertentu akan disesuaikan berdasarkan kondisi lalu lintas aktual.

"Hasil evaluasinya nanti akan kami jadikan dasar untuk menentukan penyesuaian rekayasa lalu lintas berikutnya." katanya.

Masyarakat pengguna jalan diimbau mengikuti rambu dan arahan petugas selama rekayasa lalu lintas berlangsung. Pemerintah berharap penguatan personel dan evaluasi berkala dapat menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus mempercepat proses adaptasi masyarakat terhadap perubahan rute.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....