Pangdam Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Perkuat Semangat Kebangsaan
- 20 Agt 2026 18:42 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cianjur – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, mengingatkan pentingnya peran pesantren dalam menyiapkan generasi muda yang berilmu, berkarakter, dan memiliki komitmen terhadap persatuan bangsa. Pesan tersebut disampaikan Kosasih saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0608/Cianjur, Kamis 20 Agustus 2026.
Dalam kunjungan itu, Pangdam menghadiri tasyakur Milad ke-80 Yayasan Madrasah Tanwiriyyah sekaligus Grand Launching Gerakan Wakaf di Desa Sindanglaka, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Kehadiran Pangdam menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara TNI dan berbagai elemen masyarakat, khususnya pemerintah daerah, pesantren, tokoh agama, serta lembaga pendidikan Islam.
Kegiatan Milad ke-80 Tanwiriyyah mengusung tema “Bakti Bertumbuh, Asa Berlabuh” dan diikuti sekitar 500 peserta. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran TNI, pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat, undangan, serta para santri.
“Santri harus memiliki cita cita besar dan tidak boleh takut menghadapi perubahan zaman. Carilah kawan yang bisa mengajak kita ke jalan yang benar. Ingat perjuangan orang tua,” ujar Pangdam.
Pangdam juga mengingatkan para santri agar menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Teknologi, kata dia, semestinya dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan positif, menjaga persaudaraan, dan memperkuat persatuan, bukan menjadi sarana penyebaran informasi yang dapat memecah belah masyarakat.
Pesan serupa disampaikan kepada para orang tua. Pangdam meminta keluarga memberikan pendidikan terbaik kepada anak-anak agar mereka tumbuh menjadi calon pemimpin yang memiliki wawasan luas, akhlak baik, serta rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
Ketua Umum Yayasan Madrasah Tanwiriyyah, Dr. H. Berliana Kartakusumah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pangdam. Ia berharap dukungan dan kolaborasi berbagai pihak dapat mendorong perkembangan Tanwiriyyah sekaligus memperluas manfaat pendidikan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Tanwiriyyah juga meluncurkan Gerakan Wakaf yang diarahkan untuk mendukung pengembangan lembaga pendidikan. Program itu menargetkan pembebasan lahan seluas 60 hektare. Hingga saat ini, lahan yang telah terkumpul disebut mencapai sekitar 2 hektare.
Bupati Cianjur dr. M. Wahyu Ferdian, Sp.Og., turut mengapresiasi perjalanan Tanwiriyyah selama delapan dekade dalam bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda. Ia berharap lembaga tersebut terus berkembang dan mampu melahirkan generasi yang berintegritas serta memberikan kontribusi bagi daerah.
Selepas kegiatan di Tanwiriyyah, rombongan Pangdam melanjutkan agenda dengan meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah. Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan koperasi desa dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat.
Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan cakupan agenda Pangdam yang tidak hanya menyentuh aspek pembinaan generasi muda dan pendidikan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....