Batoe Api, Ruang Literasi Alternatif di Jatinangor
- 20 Agt 2026 15:30 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Perpustakaan Batoe Api yang berdiri pada 1 April 1999 dan terletak di Jl. Pramoedya Ananta Toer No. 142a, Cikeruh, Jatinangor, Kabupaten Sumedang menjadi salah satu ruang literasi alternatif. Perpustakaan yang menjadi tempat yang cukup dikenal di kalangan mahasiswa sebagai perpustakaan yang menyimpan beragam jenis buku.
Buku yang tersimpan rapi dalam perpustakaan tersebut berisikan berbagai bacaan bertema sastra, sejarah, filsafat, politik, sains, dan humaniora. Selain buku, pengunjung juga dapat menikmati koleksi film, musik, kliping, serta berbagai arsip lama yang membuat perpustakaan ini memiliki karakter yang berbeda dari ruang baca pada umumnya.
“Koleksinya lengkap, ga cuma sedia buku tapi juga ada koleksi musik, film & berbagai media lainnya..., thank you perpustakaan batu api” ujar pemilik akun Mia Tamasyuni yang membagikan pengalamannya terkait koleksi yang dimiliki Batoe Api melalui Google Review.
Perpustakaan Batoe Api turut menarik perhatian mahasiswa dan masyarakat sekitar yang datang untuk membaca, mencari referensi, maupun mengerjakan tugas. Seorang pengunjung lainnya, yang juga merupakan pengguna akun bernama Abdullaev Mubaronov membagikan pengalaman terkait perpustakaan tersebut dalam Google Review.
“Perpustakaan yang memiliki banyak koleksi buku. Lokasinya berada di Jatinangor, tidak jauh dari kampus Universitas Padjadjaran. Bagi kalian yang ingin meminjam buku, di sini koleksinya cukup lengkap. Bila tidak ingin meminjam, dapat dibaca di tempat. Tata ruang dan penataan buku di sini cukup rapi dan nyaman dipandang mata.” Ujar akun tersebut
Batoe Api juga pernah digunakan sebagai ruang diskusi dan kegiatan pemutaran film yang melibatkan penulis, akademisi, serta pemerhati sejarah. Keberadaan kegiatan tersebut menunjukkan fungsi perpustakaan tidak hanya sebagai tempat menyimpan buku, tetapi juga sebagai ruang bertukar pengetahuan dan gagasan.
Setelah lebih dari dua dekade berdiri, Batoe Api masih menjadi salah satu alternatif ruang literasi di tengah kawasan pendidikan Jatinangor. Koleksi buku, arsip, musik, dan film menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin membaca sekaligus mengenal ruang literasi independen di luar perpustakaan kampus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....