Sumedang Membumi Dimulai dari Subuh Berjamaah, Pelayanan Publik Hadir di Jatinang

  • 19 Agt 2026 17:52 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Sumedang - Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang resmi mengawali gerakan “Sumedang Membumi: Kadeleu, Karasa, Karampa” atau Terlihat, Terasa, Tersentuh melalui kegiatan Subuh Berjamaah di Masjid Al Muslimun, Perum Ikopin Sayang, Jatinangor, Rabu 19 Agustus 2026.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan gebyar peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia itu menjadi bagian dari upaya Pemda Sumedang mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Berbagai layanan pemerintah dihadirkan langsung di tengah warga agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara cepat dan responsif.

Asisten Administrasi Setda Sumedang Budi Rahman yang mewakili Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila mengatakan, pelaksanaan Subuh Berjamaah kali ini memiliki makna khusus karena menjadi bagian dari peluncuran gerakan Sumedang Membumi.

“Momentum Subuh Berjamaah kali ini sangat luar biasa karena disatukan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI melalui program gebyar ‘Sumedang Membumi: Kadeleu, Karasa, Karampa’, terlihat, terasa, tersentuh,” ujar Budi.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak seharusnya hanya bergerak setelah menerima pengaduan masyarakat. Kehadiran pemerintah harus diwujudkan melalui pelayanan yang proaktif dan menyentuh berbagai kebutuhan warga.

“Sejatinya, diminta atau tidak diminta oleh masyarakat, Pemda Sumedang wajib hadir untuk melayani,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pelayanan diberikan secara langsung, mulai dari layanan kesehatan, penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga dukungan perlindungan sosial.

Budi berharap kehadiran berbagai layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat Jatinangor dan wilayah sekitarnya sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan warga. “Kami datang membawa pelayanan ini untuk lebih mendekatkan dan membangun hubungan yang lebih harmonis antara umaro, ulama, dan masyarakat. Itu tentunya yang kami harapkan,” ujarnya.

Selain menghadirkan pelayanan, Pemda Sumedang turut menyerahkan bantuan berupa sarana dan prasarana untuk Masjid Al Muslimun serta paket telur bagi ibu hamil.

Sementara itu, masyarakat yang hadir dapat mengakses sejumlah layanan tanpa dipungut biaya. Di antaranya donor darah yang difasilitasi PMI, pemeriksaan kesehatan hewan dari Dinas Peternakan, pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga, serta pelayanan administrasi kependudukan secara cepat.

Melalui gerakan Sumedang Membumi, Pemda Sumedang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya mudah dijangkau, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....