Walikota Cimahi: Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat

  • 17 Agt 2026 16:29 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Cimahi menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk kembali memaknai arti kemerdekaan. Dalam upacara yang berlangsung di Lapang Rajawali, Senin 17 Agustus 2026. Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa kemerdekaan harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

Memimpin langsung upacara peringatan kemerdekaan, Ngatiyana mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan usia 81 tahun Indonesia merdeka sebagai momentum evaluasi bersama. Menurutnya, kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga harus tercermin dari terpenuhinya kebutuhan dan kesejahteraan rakyat.

“Setelah 81 tahun merdeka, pertanyaannya bukan lagi apakah kita merdeka, tetapi sudahkah kemerdekaan itu dirasakan rakyat dalam kehidupan sehari-hari.” ujar Ngatiyana.

Ngatiyana mengatakan pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah sebagai satu-satunya pihak yang bekerja. Pesan Presiden turut menegaskan bahwa pembangunan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Tidak semuanya kita kerjakan sendiri, ada yang kita kerjakan bersama, inilah gotong royong modern.” ucapnya.

Semangat kolaborasi tersebut, lanjut Ngatiyana, mulai diterapkan melalui sejumlah program pembangunan dan pelayanan publik di Kota Cimahi. Pemerintah daerah berupaya memastikan pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh sektor kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan kebutuhan dasar masyarakat.

Di bidang kesehatan, Pemkot Cimahi membangun Puskesmas Cibeureum yang diproyeksikan melayani sekitar 62 ribu warga. Selain itu, pemerintah juga melakukan revitalisasi Puskesmas Melong Tengah serta menghadirkan layanan rawat jalan sore di seluruh kecamatan untuk memperluas akses pelayanan kesehatan.

Pembangunan infrastruktur juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi Kota Cimahi. Bundaran Jati kini telah beroperasi untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas, sementara pembangunan Underpass Gatot Subroto-Baros terus dikawal bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pada sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kota Cimahi yang mencapai 5,33 persen pada 2025 diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap masyarakat. Pemerintah berharap pertumbuhan tersebut mampu mendorong terbukanya lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan pendapatan warga.

Memasuki usia 81 tahun kemerdekaan, Ngatiyana mengajak masyarakat tidak berhenti menjadikan peringatan HUT RI sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi kerja nyata untuk membangun Kota Cimahi yang lebih baik.

“Merah Putih bukan hanya dikibarkan setiap Agustus, tetapi harus diwujudkan dengan kerja keras agar masyarakat Cimahi semakin hepi.” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....