Kemarau Panjang Ancam Sawah di Pantura Subang, Petani Khawatir Gagal Panen

  • 16 Agt 2026 22:07 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Petani di wilayah Pantura Kabupaten Subang, mengaku khawatir dengan kondisi kemarau panjang yang terjadi saat ini. Pasokan air ke areal persawahan yang sudah ditanami padi, mulai mengalami kekurangan.

"Kami sudah mulai kesulitan air. Kalau dipaksa, sudah berebutan," ujar Ahmad, salah seorang petani asal Kecamatan Minggu 16 Agustus 2026.

Menurut Ahmad, kondisi ini membuat para petani kesulitan mengairi sawah. Jika tidak segera ada penanganan, potensi gagal panen akan semakin besar.

"Air sekarang sudah mulai berebutan. Kalau terus begini, sawah bisa kering," katanya.

Ia meminta pemerintah segera menurunkan bantuan mesin sedot air, untuk membantu petani. Bantuan tersebut dinilai mendesak, agar tanaman padi tidak mati kekeringan.

"Kami minta pemerintah segera menurunkan bantuan mesin sedot air. Itu sangat kami butuhkan saat ini," ujar Ahmad.

Jika bantuan belum bisa diberikan, Ahmad berharap, Babinsa dan Bhabinkamtibmas turun langsung ke lapangan. Pengawalan dari aparat kewilayahan diperlukan, untuk mengatur pembagian dan mengawal aliran air ke sawah.

"Kalau tidak ada pengawalan dari aparat, air dipastikan tidak akan sampai ke areal sawah kami," lanjutnya.

Ahmad menegaskan, jika persoalan ini tidak segera diantisipasi, maka para petani akan mengalami gagal panen. Hal itu dikhawatirkan, akan mengganggu stabilitas pangan nasional.

"Kalau gagal panen, bukan hanya kami yang rugi. Ini juga akan berdampak ke ketersediaan pangan," pungkas Ahmad.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....