Kekhawatiran Petani Wanasari Soal Air, Disambut Babinsa di Pematang Sawah
- 15 Agt 2026 10:31 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang – Di tengah terik matahari di Kampung Cilembang, puluhan anggota Kelompok Tani Ranca Lembang Desa Wanasari, duduk melingkar di pematang sawah bersama Babinsa. Bukan sekadar rapat, pertemuan Jumat 14 Agustus 2026 itu, menjadi ruang curhat para petani, tentang kekhawatiran mereka menghadapi musim kemarau panjang.
"Kami khawatir air di sawah cepat habis. Kalau kemarau makin panjang, padi bisa gagal panen," ucap Wahyu Ketua Kelompok Tani Ranca Lembang.
Serda Triyanto, Babinsa Desa Wanasari Koramil 0502/Pagaden, mendengarkan satu per satu keluhan warga. Ia mencatat, mulai dari debit air irigasi yang menyusut, padi yang mulai menguning lebih cepat, hingga munculnya hama wereng yang mulai terlihat.
"Tugas saya bukan hanya jaga keamanan, tapi juga mendampingi bapak-bapak di sawah. Keluhan sekecil apa pun, harus kita carikan jalan keluarnya," ujar Serda Triyanto.
Obrolan di pematang sawah itu, kemudian berubah menjadi diskusi solusi. Babinsa mengajak petani mengatur jadwal pengairan bergilir, agar air cukup untuk semua lahan. Ia juga mendorong pemanfaatan sumur bor yang baru dibangun TNI AD di wilayah Cipunagara, sebagai cadangan saat kemarau.
"Air ini amanah. Kita pakai seperlunya, kita jaga bersama. Jangan sampai berebut dan merusak kekompakan," pesannya.
Para petani pun mengangguk. Bagi mereka, kehadiran Babinsa bukan hanya soal perintah, tapi tentang rasa kebersamaan. Ditengah kekhawatiran gagal panen, ada semangat baru, karena merasa tidak berjuang sendirian.
"Dulu kalau ada masalah di sawah bingung mau lapor ke siapa. Sekarang ada Pak Babinsa yang langsung turun, rasanya lega," kata salah seorang anggota kelompok tani.
Di akhir kegiatan, suasana cair dengan gelak tawa, saat para petani dan Babinsa berencana menanam pohon di sekitar sumber air. Mereka sepakat menjaga lingkungan, agar musim kemarau tahun depan tidak separah ini.
"Kita tanam pohon, kita jaga air, kita jaga kebersamaan. In Syaa Allah sawah tetap hijau, dan perut warga tetap kenyang," pungkas Wahyu diamini Serda Triyanto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....