UPI Dorong Kerja Sama Amerika Jadi Program Nyata

  • 14 Agt 2026 21:03 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperkuat kerja sama internasional dengan berbagai institusi di Amerika Serikat. Jejaring yang sebelumnya berada pada tahap komunikasi dan penjajakan kini diarahkan untuk menghasilkan program akademik yang lebih konkret dan dapat dimanfaatkan langsung oleh sivitas akademika.

Penguatan kerja sama tersebut dilakukan melalui kunjungan delegasi UPI ke Amerika Serikat pada 26 Juli hingga 9 Agustus 2026. Delegasi dipimpin Rektor UPI Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., bersama Wakil Rektor UPI Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA., Prof. Dr. H. Disman, M.S., serta Dr. Eng. Beta Paramita, S.T., M.T.

Dalam kunjungan tersebut, UPI membahas berbagai peluang kerja sama, mulai dari dual degree jenjang doktoral, joint research, mobilitas mahasiswa dan dosen, visiting professor, Collaborative Online International Learning (COIL), internship, hingga pengabdian kepada masyarakat internasional. Menurut Rektor UPI, tantangan utama saat ini bukan lagi sekadar membuka akses kerja sama, tetapi memastikan peluang yang sudah tersedia benar-benar dapat direalisasikan.

“Jangan sampai penjajakan kerja sama ini menjadi sia-sia. Ibaratnya pintunya sudah dibukakan. Secara kebijakan sudah terbuka, sudah ada negosiasi, tinggal implementasinya,” ujar Prof. Didi, Jumat, 14 Agustus 2026.

Salah satu kerja sama yang mulai diarahkan ke tahap implementasi adalah program dual degree doktoral bersama Indiana University (IU). Program tersebut dimotori Program Studi Bimbingan dan Konseling UPI dengan skema mahasiswa menjalani pendidikan selama satu tahun di UPI sebelum melanjutkan studi di Indiana University.

Pada tahap awal, dua mahasiswa UPI akan mengikuti program tersebut. Namun, peluang dual degree itu tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Program studi kependidikan lainnya di lingkungan UPI juga berpeluang mengembangkan skema serupa. Kerja sama dengan Indiana University turut membuka kesempatan joint research, sabbatical leave, dan visiting professor.

Selain Indiana University, UPI juga mengembangkan peluang kolaborasi bersama University of Florida (UF). Kerja sama yang sebelumnya telah terjalin melalui kegiatan penelitian antara akademisi kedua institusi tersebut kini diarahkan untuk diperluas ke bidang lain, termasuk penjajakan program doktoral di bidang arsitektur dan bidang terkait.

Kolaborasi dengan University of Florida juga mencakup rencana visiting professor, student mobility, kerja sama bidang pariwisata, serta COIL. Melalui COIL, mahasiswa dan akademisi dari dua institusi dapat mengikuti pembelajaran bersama secara daring. Skema tersebut memungkinkan pengalaman internasional diperoleh tanpa selalu mengharuskan peserta melakukan perjalanan ke luar negeri.

Jejaring UPI di Amerika Serikat juga diperluas melalui kerja sama dengan Indonesian Muslim Association in America (IMAAM) Center di Silver Spring, Maryland. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung program internship dan pengabdian kepada masyarakat internasional sehingga manfaat kerja sama tidak hanya berada pada ranah pendidikan dan penelitian, tetapi juga mencakup pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Di sisi lain, UPI turut mendorong internasionalisasi Bahasa Indonesia melalui kerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington, D.C. Salah satu bentuknya adalah pengembangan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Rektor UPI Prof. Didi Sukyadi dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo di Washington, D.C., Jumat, 31 Juli 2026.

Dalam pelaksanaannya, UPI akan menugaskan empat pengajar profesional Bahasa Indonesia–Inggris untuk memberikan pembelajaran secara daring kepada peserta di Amerika Serikat. Program BIPA tersebut tidak hanya berorientasi pada kemampuan berbahasa, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan budaya, nilai, dan identitas Indonesia kepada masyarakat internasional.

Pengembangan BIPA menjadi salah satu kekuatan UPI dalam memperluas penggunaan Bahasa Indonesia di lingkungan global. UPI memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan pembelajaran BIPA bagi peserta dari berbagai negara dan tingkat kemampuan. Selain itu, UPI juga mempunyai Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing yang dipersiapkan untuk menghasilkan tenaga profesional dan akademisi di bidang tersebut.

Wakil Rektor UPI Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu, Prof. Vanessa Gaffar, menilai terbukanya berbagai peluang kerja sama di Amerika Serikat memberikan kesempatan lebih luas bagi sivitas akademika untuk mendapatkan pengalaman internasional. Namun, kesempatan tersebut harus diarahkan agar memberikan dampak bagi institusi secara keseluruhan.

“Semakin terbuka peluang buat sivitas akademika UPI untuk memanfaatkan berbagai peluang ini untuk menambah pengalaman internasional. Intinya, pintu sudah terbuka, tinggal bagaimana memanfaatkan pintu-pintu ini. Bukan untuk kepentingan individu tiap dosen atau mahasiswa, tetapi akan berdampak ke kinerja UPI untuk berkiprah di dunia internasional,” kata Prof. Vanessa.

Menurutnya, berbagai kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkaya pengalaman akademik dosen maupun mahasiswa sekaligus memperkuat posisi UPI sebagai World Class University. Karena itu, setiap kemitraan internasional didorong agar menghasilkan kegiatan yang terukur dan berkelanjutan, bukan berhenti pada hubungan kelembagaan atau penandatanganan kerja sama semata.

Ke depan, UPI akan memprioritaskan tindak lanjut dari berbagai peluang yang telah dibuka selama kunjungan ke Amerika Serikat. Dual degree, joint research, visiting professor, student mobility, COIL, internship, pengabdian kepada masyarakat internasional, hingga pengembangan BIPA menjadi bagian dari agenda yang akan dikembangkan secara bertahap.

Dengan langkah tersebut, UPI berupaya mengubah jejaring internasional menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika dan masyarakat. Kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi serta institusi di Amerika Serikat sekaligus menjadi bagian dari strategi UPI untuk memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas kiprah Bahasa dan budaya Indonesia di tingkat global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....