Pangdam III/Siliwangi Ajak Masyarakat Rawat Kelestarian Citarum dari Hulu

  • 14 Agt 2026 18:46 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung — Komitmen menjaga kelestarian Sungai Citarum harus dimulai dari kawasan hulu dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, saat mengunjungi Situ Cisanti di Sektor 1 Citarum Harum, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat 14 Agustus 2026.

Menurut Pangdam, upaya pelestarian lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah dan aparat. Masyarakat memiliki peran penting untuk memastikan berbagai upaya menjaga ekosistem Citarum dapat berlangsung secara konsisten.

“Mari kita sama-sama menjaga lingkungan, terutama Citarum. Jangan hanya berharap kepada pemerintah atau TNI, tetapi masyarakat harus mengambil peran dan memosisikan diri sebagai bagian dari solusi dalam menjaga kelestarian lingkungan,” kata Mayjen TNI Kosasih.

Situ Cisanti, yang berada di kawasan hulu Citarum, dinilai memiliki posisi penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem sungai. Karena itu, menurut Pangdam, perlindungan kawasan tersebut membutuhkan kerja sama berkelanjutan antara TNI, pemerintah, masyarakat, komunitas, dunia usaha, dan berbagai pihak terkait.

Ia menilai Program Citarum Harum tidak boleh berhenti pada kegiatan sesaat. Lebih dari itu, program tersebut harus mampu mendorong perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat agar kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Kalau kita ingin Citarum tetap bersih dan memberikan manfaat bagi masyarakat, maka kita harus menjaga dari hulunya. Apa yang kita lakukan hari ini harus menjadi gerakan bersama dan dilanjutkan secara terus-menerus,” ujarnya.

Dalam agenda kunjungan, Pangdam turut meninjau berbagai kegiatan yang dilaksanakan bersama masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi peninjauan stan UMKM dan pengobatan massal, penebaran benih ikan dan Eco Enzyme, penanaman pohon Ki Damar di kawasan Kilometer 0 Citarum, penyaluran bantuan sosial, serta ramah tamah dengan warga sekitar Situ Cisanti.

Penanaman pohon Ki Damar di KM 0 Citarum menjadi bagian dari upaya memperkuat penghijauan di kawasan hulu. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kondisi lingkungan di daerah hulu memiliki keterkaitan erat dengan keberlangsungan Sungai Citarum dan kehidupan masyarakat di sepanjang alirannya.

Pangdam juga menyoroti pentingnya pembangunan yang berjalan seimbang antara pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan warga. Kehadiran UMKM, layanan kesehatan, serta bantuan sosial dalam rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa pembinaan masyarakat perlu dilakukan secara menyeluruh.

Melalui kegiatan tersebut, Pangdam berharap hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka. “Jadikan Citarum ini sebagai tanggung jawab kita bersama. Kalau lingkungan kita jaga, air kita jaga, hutan kita jaga, maka kehidupan masyarakat juga akan menjadi lebih baik,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....